SYAKHRUDDIN.COM – Selamat datang di blog Syakhruddin, Kesempatan kali ini, kita akan menjelajahi melihat kehidupan sebagai lautan dinamika, hidup, serupa lautan yang tak pernah diam. Gelombangnya terkadang tenang, kadang mengganas, tapi selalu memberikan pelajaran berharga.
Seperti layar yang membawa kita menyusuri samudera kehidupan, dinamika membentuk karakter dan membimbing kita melewati setiap petualangan.
Seperti ombak yang naik dan turun, kehidupan memiliki pasang surut. Saat kita berada di puncak, terkadang kita lupa bahwa di dasar laut punya keindahan yang tak kalah menakjubkan.
Badai emosi datang begitu saja, tapi kita memiliki kemampuan untuk menavigasinya. Seperti kapal yang tangguh, kita bisa melawan badai dengan ketenangan dan keberanian. Dalam dinamika ini, kita menemukan kekuatan dalam ketidakpastian, dan keberanian untuk tetap maju walaupun angin dan gelombang menerpa.
Lewat secangkir kopi di pagi hari, kita menghadapi Kehidupan adalah perjalanan panjang yang penuh dengan keberhasilan dan kegagalan. Keberhasilan memberi kita kegembiraan sementara, sementara kegagalan adalah guru yang mempersiapkan kita untuk kejayaan yang lebih besar di masa depan.
Mari bersama-sama merangkul dinamika kehidupan dengan penuh semangat, karena di dalamnya terdapat keajaiban yang tak terduga dan pelajaran berharga, sebagaimana ulasan berikut ini, salamaki.
JOKOWI MEGA RETAK : Presiden Joko Widodo telah absen dalam peringatan HUT ke-51 PDIP, bahkan tanpa memberikan sambutan melalui video. Kehadiran Jokowi yang minim ini menimbulkan spekulasi terkait kondisi hubungan antara Jokowi dan PDIP.
Adi Prayitno, Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI), menyatakan bahwa meskipun secara resmi hubungan mereka masih terjaga, namun secara batiniah, kedekatan antara Jokowi dan PDIP telah mengalami pergeseran.
“Secara lahiriyah Jokowi dan PDIP masih satu karena belum ada kata talak keduanya. Tapi secara batiniyah keduanya sudah wassalam,” ungkap Adi kepada wartawan
Analogi yang digunakan Adi, “Kata anak zaman sekarang ‘Lu dan Guwe dah End’ karena sudah tak lagi sejalan,” menggambarkan betapa hubungan keduanya tampaknya telah mengalami perubahan arah.
Meskipun demikian, Adi menekankan bahwa dari segi kepartaian, PDIP tetap kokoh dan solid. Elektabilitas partai ini tetap dianggap tinggi, meski dampaknya mulai terasa dalam pilpres. Adi mencatat pergeseran dukungan dari kalangan garis keras Jokowi non-PDIP yang sebelumnya mendukung Ganjar, kini beralih ke Prabowo-Gibran.
PANGERAN MENIKAH : Pangeran Abdul Mateen dan Anisha Rosnah secara resmi menyatukan janji pernikahan mereka dalam sebuah akad nikah yang berlangsung di Masjid Sultan Omar Ali Saifuddiem, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Kamis, 11 Januari 2024,
Majlis Istiadat Akad Nikah Diraja atau ijab kabul, yang merupakan bagian sakral dari pernikahan, disiarkan secara langsung melalui RTB News di platform YouTube, memungkinkan publik untuk menyaksikan momen bersejarah ini. “Pangeran Abdul Mateen dengan tulus mengucapkan, ‘Engkaulah terima nikahnya, Dayang Anisha Rosnah binti Adam dengan maharnya 1.000 ringgit tunai,'” ucap sang pangeran dalam momen sakral tersebut.
Saat kata-kata ijab kabul diucapkan, Istana Brunei Darussalam merayakan peristiwa bersejarah ini dengan menembakkan meriam ke udara, menyimbolkan bahwa putra Sultan Hassanal Bolkiah ini secara resmi telah bersatu dengan Anisha Rosnah.
Pangeran Mateen menunjukkan keseriusannya dengan memberikan mahar yang cukup besar, yakni sekitar Rp11,7 juta jika dirupiahkan. Angka ini mencerminkan kebesaran hati sang pangeran dalam melengkapi ikatan suci ini.
Pernikahan ini membawa perhatian pada kehidupan dan harta kekayaan Pangeran Abdul Mateen, yang saat ini berusia 32 tahun. Dengan mahar yang begitu besar, publik tentunya penasaran dengan harta kekayaan pria ini. Simaklah untuk mengetahui lebih lanjut tentang kehidupan dan kekayaan Pangeran Abdul Mateen yang kini resmi memasuki bab baru dalam hidupnya bersama Anisha Rosnah.
PENYIMPANAN KENDARAAN CURIAN : Sebuah skandal mencengangkan melibatkan Mayor PJK, Kepala Markas TNI, sedang bergulir setelah terbongkarnya penyimpanan kendaraan curian di Pomdam V/Brawijaya. Pengiriman kendaraan curian dilakukan melalui jalur darat dan laut, dimasukkan ke dalam kontainer dengan setiap kirimannya berisi 4 unit kendaraan roda empat dan 20 kendaraan roda dua.
Eko Irianto, yang diduga terlibat dalam tindak pidana penggelapan kendaraan bermotor, merupakan fokus penyelidikan Pomdam V/Brawijaya. Kasus ini menunjukkan kemungkinan keterlibatan oknum anggota TNI di Jawa Timur. Dalam respons terhadap kasus ini, Pomdam V/Brawijaya membentuk tim investigasi independen yang sedang aktif melakukan proses penyidikan.
Polda Metro Jaya telah mengungkap asal muasal ratusan kendaraan yang ditemukan di Markas Gudbalkir Pusziad Sidoarjo, Jawa Timur. Mobil dan sepeda motor tersebut tidak dilengkapi surat-surat resmi, seperti STNK maupun BPKB. Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa kendaraan-kendaraan tersebut diperoleh melalui dua cara.
Pertama, kendaraan didapatkan dengan menampung atau membeli hasil tindak pidana pencurian. Kedua, pembelian dilakukan dari para debitur leasing yang tidak memenuhi kewajibannya membayar cicilan. Para debitur tersebut menggunakan identitas palsu saat membeli kendaraan dari leasing.
Kasus ini merupakan pengembangan dari tersangka EI, dengan penyelidikan yang kemudian berkembang ke Sidoarjo. Markas Gudbalkir Pusziad di Buduran dijadikan lokasi penampungan kendaraan curian, dan di tempat tersebut ditemukan 215 unit kendaraan roda dua dan 49 unit kendaraan roda empat.
ANIES MAU DIPERIKSA : Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, memberikan tanggapan terhadap pelaporan calon presiden nomor urut satu, Anies Baswedan, ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait pertanyaan ihwal kepemilikan lahan seluas 340 ribu hektare.
Jusuf Kalla menyambut baik pelaporan tersebut dan mengatakan bahwa Anies dapat dengan mudah diperiksa, serta menyarankan agar Anies meminta kesaksian dari Pak Joko Widodo sebagai sumber informasi utama.
“Bagus itu kalau dibawa, kalau diperiksa gampang Anies, minta kesaksian dari Pak Jokowi. Kan yang pertama ngomong Pak Jokowi,” kata Jusuf Kalla di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya No 6, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Januari 2024.
Jusuf Kalla juga menyoroti potensi ramainya situasi jika Anies diminta menjelaskan sumber data kepemilikan lahan tersebut. Dia menekankan bahwa Anies bisa merujuk kepada “RI-1” (singkatan dari Republik Indonesia-1, gelar untuk Presiden) sebagai sumber informasi, dan mengejek bahwa hal tersebut akan membuat negara ini ramai.
“Kalau diperiksa, Anies kalau ditanya dari mana datanya? Dari Pak Jokowi. Panggil Pak Jokowi, ah baru ramai negeri ini,” kata Jusuf Kalla sambil tertawa di hadapan pers.
Selain itu, juru bicara Timnas Amin Usamah Abdul Aziz menyatakan bahwa data kepemilikan lahan Prabowo berasal dari Presiden Jokowi.
GMTD DI SOROT : Pertemuan pemilik saham PT Gowa-Makassar Tourism Development (GMTD) membahas dampak investasi di bidang pengembangan real estat dan properti, khususnya pembangunan fisik Kota Tanjung Bunga seluas 1.000 hektar.
Meskipun telah berdiri sejak tahun 1995, pemilik saham, termasuk Pemprov Sulsel, Pemkot Makassar, Pemkab Gowa, dan Yayasan Pembangunan Sulsel, menyatakan kekecewaan terhadap kurangnya dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat setelah 28 tahun beroperasi.
Pertanyaan pemilik saham terutama berkaitan dengan hasil investasi yang belum memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pemerintah setempat. Saat ini, Pemprov Sulsel memiliki saham sebesar 13 persen, sementara Pemkab Gowa, Pemkot Makassar, dan Yayasan Pembangunan Sulsel masing-masing memiliki saham sebesar 6,5 persen.
Asisten II Pemprov Sulsel, dr. Ichsan Mustari, menyoroti pentingnya hasil investasi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulsel. Ia menyampaikan keprihatinan bahwa meskipun GMTD telah beroperasi selama hampir tiga dekade, dampak positif yang signifikan masih belum terlihat.
Ketidakhadiran pengambil kebijakan dari GMTD dalam beberapa pertemuan, termasuk pertemuan terkini, juga menjadi sorotan. Hal ini menciptakan ketidakpuasan di kalangan pemilik saham, yang ingin mendiskusikan lebih lanjut mengenai hasil investasi dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk meningkatkan dampak positif bagi masyarakat dan pemerintah setempat.
ANDI INA HADIRI TAKZIYAH : Rabu, 10 Januari 2024, keluarga besar Nasruddin N Aslam mengadakan tahlilan hari ketiga sebagai tanda duka atas meninggalnya Drs. Nadjmuddin N Aslam, yang merupakan Komisaris PT Aslam Brothers Indonesia.
Acara tahlilan tersebut diselenggarakan di Citra Sudiang Raya, Kota Makassar, dan dihadiri oleh sejumlah kerabat serta keluarga almarhum.
Perhatian khusus tertuju pada kehadiran Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika, yang turut menghadiri acara tersebut. Dalam penampilannya, Andi Ina tampak mengenakan blazer kotak-kotak dan terlihat akrab bercengkrama dengan Nasruddin N Aslam, yang merupakan anak dari almarhum.
Menarik untuk dicatat, belakangan ini muncul isu bahwa Nasruddin N Aslam berpotensi menjadi calon dalam Pilkada Barru 2024. Meskipun begitu, ketika ditanya mengenai perbincangannya dengan Andi Ina, Nasruddin menegaskan bahwa obrolan mereka hanya sebatas bercerita tanpa ada unsur politik yang terlibat.
MUSRENBANG PBB : Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Pa’Baeng-Baeng, Kecamatan Tamalate Kota Makassar, telah sukses diselenggarakan di Lantai II Kantor Lurah Pa’Baeng-Baeng, Jalan Andi Tonro II No. 18 Makassar, pada Kamis, 11 Januari 2024. Acara ini merupakan inisiatif dari Ketua LPM, Drs. Mustamin Tahir, dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait untuk membahas dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh kelurahan ini.
Ketua LPM, Drs. Mustamin Tahir, yang menggagas acara ini turut dihadiri oleh Camat Tamalate yang diwakili oleh Sekcam Tamalate, Saddam Musma. Kehadiran dua anggota DPRD Kota Makassar, Ibu Muliati dari Fraksi PPP dan Hj. Hj. Irmawati Sila dari Fraksi Hanura, menambahkan warna dalam musyawarah ini.
Perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Bapeda, Dinas Sosial Kota Makassar, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perikanan & Pertanian Kota Makassar, serta unsur kepolisian dan TNI seperti Bhabinkamtibmas Aipda Suhardi dan Babinsa Serma Kamaruddin juga turut hadir. Tak ketinggalan, Ketua PKK Kelurahan Pa’Baeng-Baeng, Nurida Fitriani Syam, bersama jajarannya juga ikut serta dalam diskusi.
Lurah Pa’Baeng-Baeng, Nugroho Adi Putra, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada para tamu undangan, tokoh masyarakat, ketua RT, dan RW yang turut hadir. Kehadiran mereka dianggap sebagai bentuk dukungan yang sangat berarti dalam merumuskan rencana pembangunan di tingkat kelurahan.
PENUTUP : Di balik tirai dinamika kehidupan politik yang terus berkembang, kita menyaksikan pergeseran dan perubahan yang mendasar. Begitu pula dengan hubungan antara Presiden Joko Widodo dan PDIP yang kini tampaknya mengalami ketegangan.
Meskipun secara lahiriyah mereka masih terikat, namun kata-kata Adi Prayitno, Direktur Parameter Politik Indonesia, menggambarkan bahwa secara batiniah, keduanya telah ‘wassalam.’
Namun, di tengah semua perbedaan dan gesekan, Partai PDIP tetap kokoh dan solid, menunjukkan ketangguhan kepartaian yang telah teruji. Elektabilitas yang tetap menjulang menjadi cermin kestabilan partai, meski perubahan dalam politik pribadi tampaknya tak terelakkan.
Seiring tulisan ini menutup tirainya, kita diingatkan bahwa dinamika kehidupan hari ini adalah bagian dari sebuah perjalanan panjang. Politik yang berubah, hubungan yang mengalami ketegangan, semuanya merupakan bagian dari perjalanan evolusi kita sebagai masyarakat.
Kita berharap bahwa melalui pemahaman dan dialog yang konstruktif, kita dapat melangkah maju dengan bijak menuju masa depan yang lebih baik, sampai jumpa dalam tulisan kolom mendatang, salam santun blogger : syakhruddin.dn WA 081 2424 5938


PDIP will lose the 2024 in Indonesia general election