SYAKHRUDDIN.COM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah mengungkapkan isi pertemuan antara dirinya dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari ini.
Pertemuan tersebut merupakan rapat terbatas yang membahas penataan kawasan Candi Borobudur, di mana Ganjar diberi tugas untuk membenahi pasar di sekitar kawasan tersebut.
Ganjar menyatakan bahwa dalam pertemuan tersebut, mereka membahas persiapan penataan Candi Borobudur, dengan target penyelesaian pada tahun 2024.
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, memberikan pemaparan konsep mengenai penataan tersebut.
Luhut mengusulkan adanya badan tunggal yang akan secara khusus mengurus penataan Candi Borobudur.
Ganjar juga menyebutkan bahwa beberapa menteri lainnya turut hadir dalam pertemuan tersebut, termasuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, yang disebut-sebut sebagai calon wakil presiden pendamping Ganjar dalam pemilihan umum mendatang.
Ganjar menyindir Sandiaga dengan mengatakan, “Ketemu (dengan Sandi di istana). Saya ledekin, ‘Besok pakai baju hijau ya’.”
Namun, Ganjar membantah bahwa pertemuan tersebut membahas politik.
Saat ditanya mengenai adanya sesi pertemuan empat mata antara dirinya dan Jokowi, Ganjar bercanda dengan mengatakan bahwa “ada banyak mata tadi.”
Sebelumnya, Ganjar mengunggah foto kedatangannya di Istana Kepresidenan Jakarta dan menyebutkan bahwa dia diundang oleh Jokowi.
Namun, Ganjar tidak mengungkapkan konteks pertemuan tersebut. Pertemuan itu berlangsung beberapa jam setelah Jokowi menjamu Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, di istana (sdn)
