SYAKHRUDDIN.COM – Calon presiden Turki dan penantang Presiden petahana Recep Tayyip Erdogan, Kemal Kilicdaroglu, ‘mengamuk’ setelah Sinan Ogan memberikan dukungan kepada rivalnya di putaran kedua pemilihan presiden mendatang.
Kilicdaroglu menyatakan bahwa saat ini semakin jelas siapa pihak yang ingin menjual Turki. Ia mengatakan, “Kami datang untuk menyelamatkan negara ini dari terorisme dan migran.
Ini adalah sebuah referendum. Jangan biarkan siapa pun memperdaya rakyat lagi,” Kilicdaroglu mengungkapkan di Twitter, seperti yang dilansir oleh CNN pada Senin, 22 Mei 2023.
Ogan memberikan dukungannya kepada Erdogan setelah berdiskusi dengan aliansinya, yaitu Aliansi Ancestral. Menurut Ogan, Turki saat ini berada dalam “titik kritis” sehingga ada empat prioritas yang perlu segera ditangani.
Prioritas tersebut meliputi isu pengungsi dan migran di negara tersebut, ancaman terhadap keamanan nasional setelah gempa, masalah ekonomi, dan upaya melawan terorisme.
“Setiap orang memiliki hak untuk terlibat dalam politik dan harus dijamin, namun pengaruh politik dari kelompok-kelompok teroris harus dihilangkan dari politik Turki,” ujar Ogan.
Ogan merupakan salah satu kandidat calon presiden yang meraih suara sebesar 5,17 persen. Sementara itu, Erdogan meraih suara sebesar 49,52 persen dan Kilicdaroglu sebesar 44,88 persen.
Berdasarkan peraturan pemilihan umum di Turki, Erdogan dan Kilicdaroglu berhak maju ke putaran kedua.
Sebelum pemilihan umum, Ogan tidak dikenal di luar Turki dan merupakan sosok ultranasionalis. Namun, saat ini ia menjadi ‘kingmaker’ yang mampu menentukan jalannya pemilihan putaran kedua yang akan dilangsungkan pada tanggal 28 Mei mendatang.
Menanggapi dukungan Ogan terhadap Erdogan, Kilicdaroglu mendorong generasi muda untuk berpartisipasi dalam pemilihan tersebut.
Ia mengatakan, Saya mengajak semua anak muda dan delapan juta warga yang tidak menggunakan hak pilihnya untuk datang ke tempat pemungutan suara (sdn)
