SYAKHRUDDIN.COM – Raja Charles III telah dinobatkan pada hari Sabtu, 6 Mei. Dalam parade penobatannya, dia akan diarak menggunakan dua kereta kencana, salah satunya adalah kereta kencana yang sempat dicap ‘mengerikan’.
Raja dan istrinya, Camilla, akan tiba di Westminster Abbey dengan menggunakan kereta kencana Diamond Jubilee State Coach dan pada perjalanan pulang mereka akan menggunakan kereta kencana yang berbeda, yakni Gold State Coach.
Kereta kencana ini sudah digunakan sejak William IV pada tahun 1831 dan membawa mendiang Ratu Elizabeth II saat penobatannya.
Namun, kereta kencana ini tidak disukai oleh beberapa raja dan ratu, termasuk Ratu Victoria. Karena usianya yang sudah mencapai 260 tahun dan sangat berat, kereta kencana ini hanya bisa berjalan dengan kecepatan yang sama dengan kecepatan jalan kaki.
Oleh karena itu, Raja Charles III memutuskan untuk menggunakan kereta kencana yang lebih modern, Diamond Jubilee State Coach, untuk setengah perjalanan dan menggunakan Gold State Coach untuk setengah perjalanan lainnya.
Kereta kencana modern ini lebih nyaman karena didesain dengan peredam kejut, pemanas, dan AC.
Kereta ini pertama kali digunakan pada pembukaan Parlemen Negara pada tahun 2014 dan memiliki panjang 5 meter dengan berat lebih dari 3 ton.
Perlu 6 kuda untuk menariknya. Keputusan ini adalah bentuk penghormatan Raja terhadap mendiang sang ibu, karena kereta ini merupakan kereta terakhir yang dibuat selama masa pemerintahan sang ibu.
Raja Charles III dan Camilla akan melakukan perjalanan sejauh 2 km dari Istana Buckingham dengan Diamond Jubilee State Coach.
Rute ini dinilai praktis dibandingkan dengan rute lainnya dan mereka akan dikawal oleh The Sovereign’s Escort of the Household Cavalry.
Mereka akan melewati The Mall melalui Admiralty Arch, sisi selatan Trafalgar Square, sepanjang Whitehall dan Parliament Street, mengitari sisi timur dan selatan Parliament Square, dan menuju Broad Sanctuary untuk tiba di Westminster Abbey (sdn)
