SYAKHRUDDIN.COM – Serikat penulis skenario Hollywood menolak penggunaan ChatGPT bertenaga AI dan teknologi kecerdasan buatan generatif dalam industri kreatif.
Mereka menuntut upah yang lebih baik dan mengkhawatirkan munculnya teknologi tersebut akan mengancam profesi mereka di masa depan.
Writers Guild of America meminta studio dan jaringan top Hollywood untuk mengatur penggunaan teknologi AI dalam proyek kreatif.
Mereka mengatakan bahwa AI tidak dapat menulis atau menulis ulang materi sastra dan materi MBA tidak dapat digunakan untuk melatih AI.
Namun, Alliance of Motion Picture dan produsen televisi tidak dapat menjamin akan memenuhi tuntutan peserta aksi.
Mereka mengatakan bahwa teknologi ini bergerak sangat cepat dan akan bergerak lebih cepat dari yang dapat diantisipasi, sehingga harus dihadapi dalam negosiasi ini.
Sedangkan co-pencipta superhero Arrow dan DC’s Legends of Tomorrow mengatakan bahwa mereka sedang mengeluarkan lagu dan tarian lama yang sama serta menunda keputusan penting tentang pergeseran teknologi besar.
Mereka menyatakan bahwa setiap kali ada teknologi baru, studio selalu mengatakan bahwa semuanya terlalu baru dan meminta untuk menunggu siklus negosiasi berikutnya.
Juru Bicara AMPTP mengatakan bahwa ChatGPT telah menunjukkan bahwa teknologi ini menghasilkan narasi yang meniru konten dan gaya karya yang diterbitkan sebelumnya.
Dengan demikian, penolakan terhadap penggunaan ChatGPT bertenaga AI dalam industri kreatif Hollywood semakin kuat.
Meskipun ada beberapa pihak yang meragukan keefektifan teknologi ini, namun ada juga yang mengkhawatirkan akan terancamnya profesi penulis skenario di masa depan (sdn)
