SYAKHRUDDIN.COM – Suasana ziarah kubur di Pekuburan Keluarga di Tinggimae Sungguminasa Gowa, Sabtu 18 Maret 2023, membawa kesan yang penuh haru.
Betapa tidak, di depan pusara ibunda, Almarhumah Hj.Zaenab Dg Tjaya dan Ayahanda Haji Donding Ngerang, yang jasadnya telah menyatu dengan tanah pekuburan, tempat dimana kelak kita kembali ke pangkuan ilahi.
Sebagai kakak tertua, Penulis memandu doa ziarah, seraya membacakan ummulkitab.
Diatas pusara, masih basah tumpukan tanah dan sejumlah bunga-bunga yang memberi kesan, kalau sudah ada peziarah sebelumnya, seperti para anak-anak yang membersihkan kuburan seadaanya, seraya mengharap uluran lembaran rupiah baginya.
Benar saja, kelompok pertama sudah lebih dahulu datang, dipimpin oleh adinda Muhammad Akib dan adik-adik, selanjutnya menuju RM. Ayam Tolak Pinggang (Tolping) di Tanetea-Limbung.
Kelompok ini, kami sebut kelompok Jalan Macan, karena semuanya berangkat dari Jalan Macan Kota Makassar.
Selama ini, antara kami dan adik-adik, hubungan tidak terlalu harmonis, mungkin karena pernah salah dalam berkomunikasi, atau faktor lain yang tak perlu lagi diungkapkan.
Setelah kami membacakan doa, tim kedua yang dikenal dengan”Kelompok Andi Tonro” juga menuju ke Tanetea Limbung.
Disana, kelompok Macan sudah duluan menyantap makanan, sementara kami menyusul, namun karena sudah order dari sejak Jembatan Sungguminasa, sehingga begitu tiba, langsung menempati posisi dan menyantap ayam tolak pinggang dengan lahab.
Sementara kelompok macan, sudah selesai makan, kami tengah menyelesaikan makanan terakhir di piring, sembari menikmati kelapa muda yang sudah disiapkan pihak warung.
Tiba-tiba adinaa Muhammad Akib, Ini kakakku sambil memeluk, diiringi adik-adik yang lainnya, mendatangi kakaknya Hj. Nurlia Dg Puji, terutama Hj. Wahidah Mufid, “Jangan terlalu banyak difikirkan Kanda”
Entah apa yang dimaksud difikirkan, yang jelas kami semua saksikan, kakak beradik ini saling berpelukan dan masing-masing meneteskan air mata, suasana seperti ini, kami jadikan judul naskah dengan topik “Ketika Ego Di titik Nadir”
Mungkin saja, malaikat dari kedua orang tua kami di alam kubur, sedang tersenyum menyaksikan, anak-anaknya yang selama ini renggang, menjadi satu padu, laksana ayam tolak pinggang dengan racikan kangkong tumis asuhan Daeng Kio.
Sungguh sebuah pemandangan yang indah, kami semua tangis bahagia menyaksiksan kakak dan adik-adiknya saling berpelukan.
Begitulah kami selalu diajarkan, “Kakak menyayangi adik dan adik tahu posisi, bukan malah sebaliknya.
Hari ini begitu cair suasananya, kami saling memaafkan, untuk memasuki Bulan suci ramadan 1444H/2023 M, sembari adik bungsu membisikkan ” Semoga tahun ini, bisa menghabiskan masa lajang kanda, urainya sambil sesenggukan.
Demikian sekelumit drama keluarga, kami menjadi saksi mata adanya, semoga kondisi seperti ini tetap abadi .
Terima kasih kepada adik-adik semua, jadilah keluarga yang patut diteladani, yang selama ini menjadi kebanggaan kedua orang tua dan sanak famili, selanjutnya fose bersama atas keindahan silaturahmi.
Selanjutnya perjalanan kami lanjutkan ke Bontotangnga, lalu terus kearah Boddia dan tiba di Pekuburan ayah kandung Penulis, ibu dan adik yang bersemayam di lokasi ini.
Disini bersemayam ayahanda H.Dobolo Dg Nassa, Ibu (tiri) Mominang Dg Tarring dan adik kandung Nurtia DN Daeng Sanga, Al-Fatihah.
Semuanya berlangsung lancar, suasana kebahagiaan menyeruak di dada kami untuk menyambut Bulan Ramadan 1444H/2023M.
Tiba di rumah kediaman di Jalan Andi Tonro, menyambut tamu untuk bermalam dari Karang-Karangan Kecamatan Bua Kabupaten Luwu, rombongan Hj. raodah, Hj. marhamah, Hj. Sarah dan driver Pak Guru Arya dan isterinya.
Selanjutnya bersama mereka menuju Mol Trans Studio Makassar, untuk menikmati malam minggu dan santap malam bersama.
Pada pagi hari, Minggu 12 Maret 2023 mengajak mereka untuk ngopi bareng di Warkop 99 Bundaran Pa’Baeng-Baeng, sejurus kemudian datanglah Karaeng Gau bersama sang asisten yang selalu setia mendampingi, seraya menyeruput secangkir kopi di pagi hari, salamaki
Penulis
Syakhruddin (suka melayani tamu)
HP 081 2424 5938
















Alhamdulillah, Terima kasih banyak jamuannya Pak Haji… Luar Biasa…
sehatq dan bahagia selalu bersama keluarga ,
Makasih ananda, semoga kita dapat bersilaturahmi dalam kesempatan berikutnya, salam buat semua keluarga di Karang karangan