SYAKHRUDDIN.COM – Fahra Anggraeni, mahasiswi Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Konsentrasi Kesejahteraan Sosial (PMI/Kessos) angkatan 2015, hari ini, Rabu 1 Februari 2023, dinyatakan lulus ujian skripsi dan berhak menyandang gelar sarjana sosial (S.Sos).
Fahra demikian biasa di sapa, cukup aktif mengikuti organisasi di kampus dan tergabung dalam organisasi, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kompi UIN Alauddin Makassar, pernah ditugaskan ke lokasi bencana di Palu bersama Nurul Mutmainnah dan Aspar, yang kini telah mengabdi di Kementerian Sosial, pada Sentra Kegiatan Atensi (SKA) di Takalar.
Keterlambatan meraih gelar, dibandingkan teman seangkatannya seperti Nurul Mutmainnah dari Mamuju dan Aspar dari Bulukumba, disebabkan Fahra pulang kampung di Kolonodale, Sulawesi Tengah pada saat kampus libur akibat covid 19.
Lama tinggal di kampung halamannya di Kolonodale Sulawesi Tengah, lalu diajak kerabatnya, untuk menjadi honorer pada Sekretariat DPRD Morowali Utara Sulawesi Tengah.
Berkat dorongan sahabatnya, terutama seangkatan yang terus memberikan dukungan, untuk kembali ke kampus menyelesaikan ujian skripsi.
Akhirnya Fahra mengambil keputusan, untuk kembali ke kampus peradaban UIN Alauddin Makassar, menyelesaikan tugas administrasi perkuliahan dan segala sesuatu, yang terkait dengan urusan penyelesaian skripsi.
Berkat ketekunan dan kesabaran, Fahra akhirnya menuntaskan skripsi dengan judul “Peran Pekerja Sosial terhadap Pembinaan Anak yang berhadapan Hukum pada Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial pada Sentra Kegiatan Wirajaya di Makassar”.
Dihadapan tim munaqasyah yang terdiri dari penguji, Ketua DR.Sakaruddin Mandjareki,M.Si, Sekretaris DR.Mansyur Suma,M.Pd, Pembimbing I, DR.H. Misbahuddin,S.Ag,M.Ag, Pembimbing II, DR. Hamriani,S.Sos.M.Sos.I, Penguji I, DR.St.Aisyah,BM,M.Sos.I dan Penguji 2, Drs.H.Syakhruddin.DN,M.Si.
Keputusan tim penguji menyatakan, Fahra Anggraeni dinyatakan lulus dalam ujian munaqasyah hari ini, Hari Senin 1 Februari 2023 dan berhak menyandang gelar, S.Sos.
Fahra Anggraeni, lahir di Kolonodale Sulawesi Tengah, 24 Juni 1996. Mengawali pendidikan di SD Negeri 1 Petasia di kampungnya, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Petasia pada tahun 2012, lalu Fahra melanjutkan ke SMA Negeri 1 Petasia di Kolonodale dan lulus di tahun 2015.
Merantau ke Kota Makassar tahun 2015, dan melanjutkan kuliah di Universitas Islam Negeri Makassar (UIN) Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Konsentrasi Kesejahteraan Sosial, sebelum berpisah dengan prodi kessos.
Selama kuliah, Fahra Angraeni aktif mengikuti kegiatan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) di kampus dibawah koordinasi Komandan Tagana, H.Syakhruddin, DN dan pada tahun 2016, ditugaskan mewakili Tagana Kompi UIN Alauddin, untuk membantu korban bencana alam di Palu Sulawesi Tengah.
Berangkat dengan rombongan Tim Penolong Sulsel menggunakan perang Indonesia. Fahra tergabung dalam misi Comunication Resque (Core) Orarida Sulsel, dengan pengendali Sdr. Tahar.
Anak pertama dari empat bersaudara. Ayahnya bekerja sebagai wiraswasta di Kolonodale dan Ibu bekerja sebagai ibu rumah tangga.
Setelah wisuda nanti, Fahra akan kembali ke Morowali dan akan bekerja di Perusahaan Nikel di Morowali Utara yang merupakan kampung halamannya, ungkap Fahri seusai ujian skripsi (sdn)
