SYAKHRUDDIN.COM – Pembaca yang budiman, kita bersua lagi di Hari Ahad, 08 Januari 2023, tentunya Anda dalam keadaan sehat wal-afiat, disisi keluarga tercinta, sembari menikmati “Secangkir Kopi” dan membaca kabar berita melalui perangkat HP yang dimiliki.
Info penting hari ini terkait, kedatangan Cristiano Ronaldo ke Al Nassr membawa kegemparan di luar lapangan, terkait hubungan asmara dengan Georgina Rodriguez yang belum sah sebagai suami istri.
Ronaldo datang ke Arab Saudi dengan sorotan yang luar biasa. Kontrak super besar dan sambutan amat mewah mengawali kedatangan sang bintang.
Kini hal lain mengenai kehidupan pribadi sang bintang juga mendapat perhatian yang tak kalah besar, namun mendapat pengecualian dari Kerajaan, sehingga terbebas dari hukuman.
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang qariah disawer uang saat membaca ayat suci Al-Qur’an oleh dua jemaah laki-laki.
Bahkan selain menjatuhkan uang di atas kepala sang qariah, satu di antara dua jemaah laki laki itu juga terlihat menyelipkan lembaran uang ke sisi kanan dan kiri jilbab yang digunakan qariah tersebut.
Ustazah Nadia Hawasyi menjelaskan duduk perkara kejadian video yang viral itu. Hal ini disampaikan Nadia Hawasyi, usai mengisi acara tasyakuran di Masjid Al-Amjad Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Jumat 6 Januari 2023 malam.
“Ya saya sangat syok dan kaget juga karena baru tahu kemarin pagi video itu viral. Sebetulnya itu acara sudah lama, sudah dua bulan yang lalu cuman baru viral sekarang,” ucap Nadia Hawasyi.
Sementara itu, Perppu “Tunda Pemilu” dinilai sejumlah pihak berpotensi dikeluarkan Presiden.
Polemik sistem pemilu proporsional tertutup dan terbuka hingga Perppu No 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, berpotensi terjadi penundaan Pemilu 2024.
Jika Perppu Tunda Pemilu keluar, lalu pemerintah menjalankan Pemilu sistem proporsional tertutup, maka yang berpotensi diuntungkan adalah partai penguasa.
Pasalnya, apabila sistem proporsional tertutup berlaku maka sangat mungkin terjadi pengurangan jumlah partai politik peserta pemilu.
Di sisi lain, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie, menanggapi sikap Jokowi yang menerbitkan Perppu Cipta Kerja, berpeluang digunakan sebagai celah untuk mengajukan usulan pemakzulan (impeachment) terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Celah untuk memakzulkan Presiden Jokowi tersebut bergantung pada sikap anggota DPR.
Apakah mulusnya penerbitan Perppu Cipta Kerja menjadi batu loncatan bagi pemerintah untuk mengesahkan Perppu Tunda Pemilu? Wallahualam
Lain halnya dengan Tifauzia Tyassuma atau biasa dikenal dengan dokter Tifa, kembali melempar sindiran pada pemerintah.
Kali ini dia membandingkan kebijakan pemindahan ibu kota dengan presiden-presiden sebelumnya.
Sindiran tersebut dilemparkan oleh dokter Tifa dalam cuitannya di akun Twitter @doktertifa yang diungahh pada Jumat 6 Januari 2023.
“Soekarno ingin pindahkan Ibukota dari Jakarta ke Palangkaraya. Sampai 20 tahun jadi presiden, tidak jadi. Kenapa? Karena beliau cerdas,” tulis dokter Tifa.
“Soeharto ingin pindahkan Ibukota dari Jakarta ke Jonggol. Sampai 32 tahun jadi Presiden, tidak jadi juga. Kenapa? Karena beliau super cerdas,” imbuhnya.
Kalau Presiden kita sekarang bahkan sudah meminta izin untuk menjadikan Ibukota Negara di Kalimantan Timur dan proses pembangunan awal sudah dimulai, bagaimana kelanjutannya kelak bila terjadi penggantian Presiden ??? Kata dr Tifa, hanya orang bodoh yang memindahkan ibukota ke hutan belantara .
Sementara di belahan dunia sana di peroleh kabar gembira bahwa Orang Palestina terlama yang pernah dipenjara Zionis Israel, Karim Younis, pada Kamis bebas setelah menghabiskan 40 tahun di dalam penjara.
Pria yang kini berusia 66 tahun ini (Sama usia sang Penulis) disambut puluhan keluarga, teman, dan pendukung yang membawa bendera Palestina sembari menyenandungkan nyanyian nasional.
Sementara pada kolom lainnya, terdapat sebuah tulisan yang membuat kita jadi ngeri membacanya, judulnya seperti ini :
“Jokowi Instruksikan Dirjen Imigrasi Rekrut PNS Baru dengan mengutamakan Etnis Cina dan Non Muslim”. Ditempatkan di Pos-pos guna memuluskan kedatangan China RRC yang menggunakan ID WNI (e-KTP) Aspal dengan atau tanpa Paspor.
Pada sisi lain, Jokowi yang mempercepat UU Dwi Kewarganegaraan menandakan mantan Walikota Solo itu melaksanakan Chinanisasi di Indonesia.
“Dengan disahkannya UU Dwi Kewarganegaraan oleh Pemerintah Jokowi, berarti rencana Jokowi melaksanakan Chinanisasi sukses adanya,” kata aktivis politik Yudistira kepada suaranasional, Ahad 21 Agustus 2021 lalu.
Kata Yudistira, rakyat China yang sudah masuk ke Republik ini sebagai tenaga kerja asing, dengan sendirinya akan memiliki paspor kewarganegaraan Indonesia bahkan KTP.
China menganut Dwi Kewarganegaraan [ius sanguinis] dan azas Kewarganegaraan Ius Solli atau loyalitas pada satu negara di mana dia dilahirkan.
“Lantas apakah kita sadar jika tujuan sebenarnya dari masuknya rakyat China tersebut, adalah untuk menguasai Indonesia?
Sebab, secara kuantitatif populasi RRC sudah mencapai 2 miliar manusia… Sehingga, Pemerintah China bukannya sudah tak mampu mengurus rakyatnya, tapi justru dengan hal itu memunculkan strategi dan upaya licik untuk mengkoloni atau membuat wilayah jajahan baru bernama Indonesia,” ungkap Yudistira.
Yudistira mengatakan, China menutup mata memberikan utang atau menggelontorkan yuan sampai tembus 650 trilliun lebih ke Jokowi atas nama NKRI.
Tapi tentunya ada syarat mutlak yang wajib dipenuhi Jokowi… dan itu disepakati lewat MoU antara RI dengan China.
“Yang paling tragis, China kasih duit tapi status berutang dengan bunga 2,5%/bulan, sementara Jepang bisa memberi juga utang dengan bunga hanya 1 s/d 1,5%/bulan.
Lalu proyek-proyek infrastruktur, rel kereta api dan lokomotifnya, ruas jalan Tol, tambang dan lain-lain, dalam hal ini yang mengerjakan harus China.
Itulah mengapa rakyat China didatangkan ke Indonesia secara bertahap.
“Sebab, sekarang saja China sudah menjajah umat Islam. Lihat Jokowi, lihat Ahok, lihat konglomerat yang menguasai hampir semua lini bisnis mulai BRI, BNI dan Mandiri semua berhutang dengan China.
Televisi swasta, media cetak, media online, pabrik dan produk semua buatan China,” jelas Yudistira.
“Apalagi yang tersisa buat Rakyat Bangsa Indonesia Kecuali Menjadi Kacung Baru Di Negeri Sendiri”
Mohon maaf, tulisan kolom diatas, sengaja Penulis selipkan, sebagai bahan renungan bagi anak bangsa, agar kita tidak sampai tertidur nyenyak dalam kondisi berbangsa dan bernegara dewasa.
Melalui secangkir kopi dipagi hari, kita menikmati kopinya, menikmati informasinya sekali mengkhayalkan kondisi yang kelak akan dihadapi anak cucu kita, wallahualam !
Makassar, 08 Januari 2022
by. syakhruddin. dn (warga negara asli)
.
