SYAKHRUDDIN.COM – Apa kareba para pembaca, semoga baik-baik saja, di Hari Sabtu 7 Januari 2023. Tiada terasa kita sudah berada sepekan di tahun baru.
Sebentar lagi kita akan mengikuti tahun Baru Cina, yaitu Minggu 22 Januari 2023 sebagai Tahun Baru Imlek 2574 yang merupakan penggantian shio.
Dikutip dari chinahighlight.com, 2023 adalah tahun Kelinci Air. Tahun kelinci air ini dimulai dari tanggal 22 Januari 2023 dan berakhir pada 9 Februari 2024.
Tahun 2023 ini, diprediksi akan menjadi tahun harapan mengingat dalam budaya Tiongkok, Kelinci adalah simbol umur panjang, kedamaian dan kemakmuran.
Sementara Kelinci Air sendiri memiliki karakteristik lembut, ramah, mampu menyesuaikan diri dengan kondisi berbeda tetap dengan pola pikir dan prinsip yang lemah.
Pembaca yang budiman, Jumat pagi, 5 Januari 2023 Ketua DPRD Kota Makassar, Rudiyanto Lallo, SH mengunjungi warga Kelurahan Pa’Baeng-Baeng, dibawah koordinasi Opu Jumail Mappiare.
Disambut Koordinator Bassibarania, Drs.H.A.Salehuddin Karaeng Gau, bertempat di Warkop Kongkow 46, Kompleks Pridar (Perikanan Darat), Jalan St. Alauddin, Depan Makro Makassar.
Kehadirannya, sebagai upaya “Mappatabe” kepada segenap warga yang akan menggelar gerak jalan santai pada tanggal, Minggu 29 Januari 2023.
Dibalik segala aktifitasnya di Kecamatan Tamalate, sebagai upaya Rudiyanto Lallo yang memakai tagline “Anak Rakyat” untuk bersama rakyat dalam berbagai aktifitas.
Sebagai mantan demonstran Unhas di eranya, kemudian menduduki gedung rakyat sebagai anggota DPRD, kemudian meningkat menjadi Sekretaris Fraksi dan terakhir menjadi Ketua DPR Kota Makassar.
Sebuah perjalanan politik yang telah dilaluinya dengan aneka tantangan dan pengharapan. Kemudian di penghujung tahun 2024, dipastikan Nakhoda Kota Makassar, Danny Pomanto direncanakan naik kelas ke jenjang yang lebih tinggi, yang menggunakan tagline “Anak Lorong”
Karena itu, barangkali tidaklah berkelebihan, kalau sistim yang sudah terbangun dengan rapih dari “Anak Lorong” dapat dilanjutkan “Anak Rakyat”
Sebagai penerus dari pemikiran seorang yang lahir dari anak rakyat di Kampung Lakkang, sebuah kampung pinggiran di kota daeng, untuk selanjutnya menata kota dan melanjutkan apa yang telah dirintis pendahulunya, dari seniornya di Nasdem.
Sebagai politisi “Anak Rakyat” tentu saja ada yang mulai mencibir, dengan apa yang diimpikan. Namun bagi Rudiyanto Lallo yang akrab disapa “Karaeng Gassing” sebuah “Paddaengan” yang diperoleh dari Bumi Turatea, karena pendampingnya berasal dari Kabupaten Jeneponto.
Darah Makassar dan Jeneponto yang telah dipadukan dengan sempurna, maka tak berkelebihan, bila kegiatan silaturahmi perdananya, dipusatkan di Kelurahan Pa’Baeng-Baeng dimotori Karaeng Gau, yang juga merupakan simpul dari “Bassibarania”, dibawah koordinasi Lurah Yudi Handoyo, S.Sos.
Perjalanan menuju ke tahun 2024 memang masih panjang, tetapi langkah seribu itu, akan ditentukan oleh langkah pertama.
Karaeng Gassing sudah memulai dengan langkah pertamanya, melalui gerak jalan massal Kecamatan Tamalate yang berhadiah Umrah, Sepeda Motor dan sejumlah hadiah menarik lainnya.
Beliau mengajak kita semua, ayo mari kita berolah raga sembari menanti hadiahnya !
Sementara itu, beredar info di kalangan nitizen, bahwa dicopotnya jabatan Sekda Prov. Sulsel, akibat dari surat fiktif yang dibuat oleh salah seorang pejabat eselon III di lingkungan Pemprov Sulsel.
Perbuatan pelaku disebabkan karena gagal berkompetisi diawal pemilihan Sekda di era Nurdin Abdullah.
Namun disinyalir bahwa perbuatan eselon III itu, dipicu oleh perintah dari aktor intelektual, dan kondisi yang krusial ini, sementara dalam sasaran lidik Polda Sulsel, ungkap sumber yang layak dipercaya.
Ditengah kekisruhan yang terjadi, hujan deras dan angin puting beliung masih sering menjelajah di jazirah Sulawesi Selatan.
Korban bergelimpangan dan rumah- rumah penduduk yang atapnya terbang, menjadi pemandangan harian di layar kaca televisi Anda, seperti yang terjadi di Kabupaten Pangkep, Gowa dan Takalar.
Beruntung dengan kesigapan pemerintah provinsi dan kabupaten, melalui institusi BPBD/Dinsos/TNI-Polri, Relawan dan Tagana, saling bahu-membahu membantu bagi mereka yang dilanda musibah.
Demikian halnya dengan korban mobil yang tercebur di empang di waktu subuh, dan pengendara yang meninggal dunia diatas mobilnya di Jembatan Maros, telah mengisi banyak informasi terkini untuk dibaca, di saring infonya lalu di sharing.
Begitu dahsyatnya media dewasa ini, melahirkan begitu banyak para pewarta, penulis bahkan kadang kita tak mampu membedakan, yang mana fakta dan mana hoaks.
Termasuk yang sedang hangat dibicarakan di kalangan nitizen, bahwa perkawinan sekarang di Kota Makassar tidak perlu lagi menggunakan pagar ayu dengan pembiayaan untuk modedan busana yang mahal, akan tetapi cukup dengan mendatangkan anak kecil, sambil main “latto-latto” kemudian santap siang bersama sampai kenyang, sebuah perubahan yang sangat ekonomis, murah dan meriah.
Di kalangan era media surat kabar saat ini mulai goyah, sejarah peradaban media komunikasi massa konvensional, secara pelan tapi pasti mulai tergerus, dengan hadirnya internet, yang membuat media konvensional, khususnya koran, kelak akan gugur sebagai “syuhada informasi”.
Keberadaan beberapa abad akan digantikan dengan dunia digital yang menampilkan informasi pada kesempatan dan menit pertama terjadinya peristiwa.
Agar pembaca tidak ketinggalan setiap info yang berkembang, tulisan “Secangkir Kopi” akan mengisi suasana pagi Anda, sembari menyeruput kopi di Warkop 99 Bundaran Pa’Baeng-Baeng, dengan tarif murah dan layanan yang bersahabat, salamaki’
Makassar, Sabtu 7 Desember 2022
by syakhruddin lurang (anak rakyat tonji)

Nikmat sekali kopinya pak SL, in syaa Allah meningkatan iman, ilmu dan imun bagi yg menyeruput kopinya. Salam sehat dan sukses selalu.
Lanjutkan membaca
Mantap Pak Komandan.. truslah mengabarkan kepada pembaca info2 yg seringkali hanya kami kwtahui setelah mwmbaca tulisan2 pak aji..
sIAAAAP …..TUGAS TAGANA, PANTANG TUGAS TIDAK TUNTAS