SYAKHRUDDIN.COM – Rapat menyongsong kedatangan Bapak Walikota Makassar, Danny Pomanto ke lorong wisata (Longwis) Fukushima di ORT 01 ORW 05 Kel. Pa’Baeng-Baeng Kec. Tamalate Kota Makassar, berlangsung ba’da Isya, Rabu 25 Oktober 2022, bertempat di Kantor FKPM (Forum Kemitraan Polisi & Masyarakat) Appasere, Jalan St. Alauddin No 45 Makassar.
Dalam pertemuan yang dipandu Ketua FKPM, Drs. H. Salehuddin Kr Gau, sengaja mengundang para Ketua ORW dan ORT se- Kel. Pa-Baeng-Baeng, yang menyampaikan rencana kedatangan Bapak Walikota Makassar ke daerah ini, lebih khusus mendatangi lorong wisata Fukushima.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Forum LPM Kec. Tamalate, Jumail Mappiare,SH menyampaikan kepada peserta rapat, seputar kunjungan Bapak Walikota Makassar ke lokasi lorong wisata Fukushima, di Jalan St Alauddin, samping Kanwil Kemenhkum-HAM, yang jalurnya tembus ke Jalan Andi Tonro Raya, depan Puskesmas Jongaya.
Ketua ORW V, Masmuh Latif dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa untuk kunjungan ke Longswis Fukushima, pihaknya a telah menggerakkan partisipasi warganya, tentunya keterlibatan semua ORW dan ORT sangat diharapkan.
Dikatakan, di kawasan Longwis Fukushima, terdapat beberapa aktifitas ekonomi warga, diantaranya pembuatan kue tradisonal berupa Baruasa dan kerupuk bawang.
Serta ada catering dan penjualan kue-kue tradisional.Namun ini perlu diperkaya dengan kegiatan UKM pada Longwis yang ada di kawasan Kelurahan Pa’Baeng-Baeng.
Ketua FKPM Karaeng Gau, yang memprakarsai pertemuan bersama Koordinator LPM Kec. Tamalate, sepakat untuk melanjutkan pertemuan pada pertemuan kedua, yang akan membahas secara tehnis tentang ;
Pengaturan alur lalu lintas bekerjasama dengan Bhabimkamtibmas dan Satpol PP Kec, Tamalate berkoordinasi dengan Tripilar di kelurahan ini.
Sementara itu, menurut salah seorang warga longwis Fukushima bernama Anto, pihaknya telah menata Kebun Obat Tanaman Keluarga (Toga), namun menurut pengakuannya, masih butuh tambahan varian tanaman.
Ketua Shelter Kel. Pa’Baeng-Baeng, Bapak Ahmad turut memberikan kontribusi pemikiran, berupa antisipasi bisa kondisi hujan, soundsistim mobile dan lokasi kamar kecil, bilamana diantara tamu undangan, ada yang ingin ke kamar kecil, semuanya harus tersedia, lengkap dengan petunjuk arah, ujarnya.
Sementara itu Musdalifah dan Nurlina, sepakat tentang pakaian seragam yang akan digunakan, serta ID Card bagi penanggungjawab kegiatan, mulai dari penerimaan hingga dialog di rumah kediaman Bapak H. Masmuh Latif.
Demikian halnya dengan Bapak Jumail Mappiare mengatakan, bahwa jumlah tamu diperkirakan ada 1000 orang, sehingga diperlukan kesiapan, mulai dari perencanaan, pelaksaaan hingga puncak kehadiran tamu undangan.
Semua aktifitas dilaksankan oleh warga setempat, biarkanlah suasana berlangsung secara natural dengan nuansa lokal di kawasan longwis dengan segala fasilitas yang tersedia didalamnya, tuturnya.
Mengakhiri pertemuan, Karaeng Gau mengunci pembicaraan, bahwa kunjungan Bapak Walikota ke Longwis Fukushima, itu berarti kunjungan ke Kelurahan Pa’Baeng-Baeng, berarti semua ORT dan ORW beserta segenap perangkat PKK-nya harus ikut berpartisipasi, katanya (sdn)
