SYAKHRUDDIN.COM – Rombongan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Prov. Sulsel, di pimpin koordinatornya, Andi Syamsari yang berdomisili di Kecamatan Biringkanaya Makassar, mengadakan audance ke Pimpinan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Jalan Perintis Kemerdekaan, Selasa, 23 Agustus 2022, bertempat di Aula BBPPKS dan dihadiri para pejabat fungsional Peksos dan Kepala Bagian Tata Usaha, Drs Aladin, M.Si.
Rombongan TKSK yang berasal dari kab/kota sebanyak 4O orang bertemu langsung dengan Pimpinan BBKKSS yang baru, Anna Puspasari, M.Si didampingi Drs. Aladin, M.Si
Andi Syamsari dalam laporannya mengatakan, jumlah TKSK di Sulsel yang masih aktif sebanyak 317 TKSK, dan pertemuan kali ini, merupakan realisasi dari hasil pertemuan dengan Dirjen Pemberdayaan Sosial beberapa waktu lalu di Bogor, agar setelah kembali ke daerah segera berkoordinasi dengan pimpinan BBKKSS yang ada di daerah, ujar Syamsari.
Anna Puspa dalam kesempatan tersebut, menyambut baik kehadiran TKSK, selanjutnya akan melakukan koordinasi lanjutan untuk kegiatan dalam bentuk multilayanan, yang kini tengah memasuki tahapan pembahasan akhir untuk selanjutnya diimplementasikan dengan para pihak, terutama TKSK dan mitra kerja lainnya.
Patut diketahui bahwa keberadaan BBPPKS merupakan supporting dari kegiatan multilayanan, sementara operasional penanganan bertumpu di Sentra Kegiatan Atensi (SKA) yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan, diantaranya SKA Gau Mabaji di Gowa, SKA Wirajaya di Makassar dan SKA yang berada di Loka Takalar.
Para TKSK yang diberi kesempatan berbicara melalui moderator pada prinsipnya, TKSK menginginkan adanya wadah menampung aspirasi, mengingat TKSK merupakan garda terdepan dalam multilayanan di level kecamatan, ungkap Bahtiar, S.Kom, Sekretaris TKSK Kabupaten Jeneponto.
Demikian halnya dengan harapan yang disampaikan TKSK Malino, Iskandar Idris Daeng Rani serta Dahyar dari Balocci Pangkep, yang telah mengikuti pelatihan TKSK sejak tahun 2009, dan sampai sekarang tetap mengabdi karena kecintaannya terhadap TKSK, terlebih ada momentum, untuk diseleksi dengan kompetensi ASN kategori P3K, ucapnya.
Usai pertemuan dilanjutkan dengan bersama dan tetap memerhatikan proke (syakhruddin)
