SYAKHRUDDIN.DN – Alhamdulillah Pak Haji, dua anak saya telah meraih predikat sarjana S.I Jurusan Kessos pada UINAM Makassar dan satu lagi Lukman Syam,S.Sos,M.Si meraih gelar SII-nya di Universitas Hasanuddin Jurusan Antropologi.
Tapi saya juga tak mau di kalah, kalau saya sudah meraih gelar S-III.
Sejenak terheran, masalahnya Syamsuddin Dg Emba tak pernah duduk di bangku kuliah, kenapa mengaku meraih gelar S-3.
Jangan salah kaprah Pak Haji, katanya serius.
S-3 saya itu, saya raih karena profesinya saya sebagai tukang batu, S-3 itu kepanjangan dari Sendok – Semen – Sekopang (S-3), akhirnya pecahlah canda tawa pada acara syukuran atas keberhasilan Ananda Lukman Syam, S.Sos, M.Si pada hari Selasa 27 Juli 2021 di kediamannya di Benteng Ana Gowa Kabupaten Gowa di Sungguminasa.
Syamsuddin Emba memang dikenal tukang batu dan anggota Tagana, tapi anak-anaknya pada sarjana, dari empat bersaudara Lukman Syam yang tertua, juga sudah bekerja di Kementerian Sosial menjadi Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) sejak menyandang gelar sebagai sarjana sosial dari Universitas Islam Negeri Alauddin Jurusan Kesejahteraan Sosial.
Dalam perbincangan lepasnya bersama sahabatnya Inchy Dg Tene serta Balqis, keduanya kini sudah berumah tangga, Lukman Syam berniat untuk melanjutkan cita-citanya ke S-3
Perbincangan itu di dengar adiknya ” Waduh , sudah tua itu baru bisa kawin, tuturnya.
Bagi Lukman Syam S.Sos,M.Si bertekad untuk mewujudkan mimpi ayahnya, Syamsuddin Dg Emba yang bergelar S-3.
Mungkin ucapan Bapak itu adalah doa bagi anak-anaknya. Memang kami akui, Bapak adalah tukang batu, tetapi anak-anaknya semua sarjana. Ini bisa menjadi motivasi bagi keluarga, tetangga dan para sahabat, jangan karena pekerjaan orang tua, anda dianggap sepele.
Tapi buktikan pada dunia, bahwa anak tukang batu “Bisa Tonji”
Selamat kepada Ananda Lukman Syam, S.Sos. M.Si semoga ilmu yang diperoleh dapat diabdikan kembali di Kampus UIN Alauddin Makassar lebih khusus lagi pada Jurusan Kesejahteraan Sosial. tempat dimana Ananda dahulu menuntut ilmu lengkap dengan pengetahuan praktis tentang ke-Tagana-an yang menjadi Ikon Jurusan Kessos.



