SYAKHRUDDIN.COM – Mendung kelabu menggelayut di Jazirah Sulawesi Selatan, terutam di kalangan Pengurus Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI) atas berpulangnya ke Rahmatullah, salah seorang pengurus organisasi an. Moch.Soleh, A.Ks, M.Si pada hari Sabtu, 19 Juni 2021 Pukul 20.30 Wita.
Almarhum adalah aktifis Pekerja Sosial (Social Worker), Putra Betawi jebolan STKS Bandung, meninggalkan seorang isteri dan seorang anak. Jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka Kompleks BTN Bumi Batara Gowa Blog E 18 No 20 Sungguminasa dekat lokasi Jembatan Timbang Kabupaten Gowa.
Banyak pengalaman lapang yang telah ditorehkan sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan profesi seorang pekerja sosial.
Berbagai lokasi yang pernah ditempati bekerja mulai dari Dinas Sosial berpindah ke bidang yang menangani anak di Inang Matutu Makassar, Lanjut usia, anak yang berhadapan hukum maupun mereka yang mengalami Disabilitas Fisik, semua dilalui dengan penuh rasa pengabdian dan tanggungjawab profesinya.
Bahkan untuk mengembangkan potensi dirinya, Moch Soleh yang dikenal ramah dan suka melucu. selain menjadi Pengurus IPSPI juga menjadi Dosen Luar Biasa(lb) di Sekolah Tinggi Ilmu Kesejahteraan Sosial Makassar yang sekarang berubah menjadi Universitas Tehnologi Sulawesi.
Perjalanan karier yang panjang telah mengantarnya menuju predikat sebagai seorang pensiunan pada Balai Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BSPDF) Wirajaya Makassar.
Selebihnya melaksanakan pengabdian sebagai pengajar dan berbagi ilmu dengan mahasiswanya, hingga tiba masa sakit yang mendera dirinya.
Sehari sebelum meninggal dunia, masih sempat dilarikan oleh isterinya ke RS Greslina Makassar, dan sempat di jenguk oleh Dra. Hj. Sumiaty Sattar. menjelang wafatnya datanglah Rosniati Kuddus berkunjung ke rumah kediamannya di BTN Batara Gowa Blok E 18 No 20 Sungguminasa di samping Jembatan Timbang Sungguminasa Kabupaten Gowa.
Ternyata Rosmiat Kuddus sudah menemukan Moch Soleh telah menghembuskan nafas terakhir menjelang saat Isya, meninggalkan seorang isteri dan seorang anak.
Almarhum di masa hidupnya dikenal sebagai pribadi yang supel dan gampang bergaul, di kalangan Inang Matutu, anak-anak akan diam bila mendengar namanya disebut.
Sang aktifitis sosial itu kini telah meninggalkan kita semua menuju keabadiannya yang hakiki, ia pergi setelah menorehkan pengabdian yang tulus, dan jenazahnya akan dimakamkan di Pekuburan Pa’Bangngiang Kabupaten Gowa sesudah sholat Ashar, karena menanti kedatangan sanak familinya yang datang dari Jakarta, selamat jalan sahabat, baktimu selalu kami kenang, innalillahi wa inna ilahi rajiun (***)
