Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima kunjungan Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian, di Gedung Kementerian Pertahanan RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).
Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa.
“Di dampingi KASAD Jend. TNI. Andika Perkasa saya menerima kunjungan Duta Besar China untuk Indonesia, Yang Mulia Xiao Qian di Kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia,”
seperti di cuitkan Prabowo melalui akun Twitter resmi
pribadinya @Prabowo yang dikutip Rabu (30/10/2019).
Dalam pertemuan itu, Prabowo mengaku telah menyepakati soal kedaulatan negara.
Baik kedaulatan untuk Indonesia maupun kedaulatan bangsa China bersama dengan
Duta Besar China untuk Indonesia ini.
“Kami sepakat bahwa kedaulatan antar dua negara adalah hal yang utama,
selain itu stabilitas dari sebuah negara dapat diukur jika rakyatnya merasa
aman dan tidak hidup dalam ancaman, baik dari dalam maupun dari luar,”
tuturnya.
Di dampingi KASAD Jend. TNI.
Andika Perkasa saya menerima kunjungan Duta Besar China untuk Indonesia Yang
Mulia Xiao Qian di Kantor Kementerian Pertahanan Republik Indonesia @Kemhan_RI
Dalam kesempatan itu,
Prabowo juga meyakinkan bahwa setiap bangsa dari negara manapun, memiliki derajat
yang sama. Tak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah.
Setiap pihak kata dia, harus menjadi kawan, alih-alih lawan yang saling berperang.
“Kita harus berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan bangsa
manapun. 1000 kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu
banyak,” cuitnya, menyitir doktrin hubungan luar negeri RI era Presiden
Keenam SBY; million friends zero enemy.
Prabowo resmi menduduki jabatannya sebagai Menteri Pertahanan setelah ditunjuk
dan dilantik langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo pada 20 Oktober lalu (bs/syakhruddin)
