SYAKHRUDDINNEWS.COM – Hari Ahad, 8 November 2026, kembali menyapa kita. Hari ini merupakan hari pertama dalam pekan menurut penanggalan umum yang digunakan di Indonesia.
Bagi sebagian masyarakat, Ahad menjadi kesempatan untuk beristirahat setelah enam hari bergelut dengan pekerjaan, aktivitas sosial, dan berbagai tanggung jawab kehidupan.
Namun, Ahad bukan sekadar hari libur. Ia merupakan kesempatan untuk melakukan introspeksi, mengevaluasi perjalanan hidup, mempererat silaturahmi, serta menyiapkan diri menghadapi hari-hari berikutnya.
Dalam perspektif Islam, setiap pergantian hari adalah kesempatan baru yang diberikan Allah SWT. Tidak ada alasan untuk berhenti berbuat baik selama napas masih berembus. Hari ini hendaknya kita isi dengan ibadah, membaca Al-Qur’an, membantu sesama, dan memperbanyak rasa syukur.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Insyirah ayat 7–8:
فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَبْ
Artinya:
“Maka apabila engkau telah selesai dari suatu urusan, tetaplah bekerja keras untuk urusan yang lain. Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.” (QS. Al-Insyirah: 7–8).
Ayat ini mengajarkan bahwa kehidupan tidak boleh berhenti pada satu pekerjaan atau satu pencapaian. Setelah menyelesaikan suatu urusan, masih ada tanggung jawab lain yang menanti. Kita diajak untuk terus berusaha, beramal, dan menggantungkan harapan hanya kepada Allah SWT.
Catatan Sejarah:
8 November 1895 – Penemuan Sinar-X
Ilmuwan Jerman, Wilhelm Conrad Röntgen, menemukan sinar-X yang kemudian membawa perubahan besar dalam dunia kedokteran, terutama pemeriksaan bagian dalam tubuh manusia.
8 November 1960 – John F. Kennedy memenangkan pemilihan Presiden Amerika Serikat, mengalahkan Richard Nixon. Ia kemudian menjadi presiden termuda yang terpilih melalui pemilihan umum di Amerika Serikat pada masa itu.
8 November 2013 – Topan Haiyan; Bencana topan dahsyat melanda Filipina dan menimbulkan korban jiwa serta kerusakan yang sangat besar. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.
Saudaraku pembaca MoKa, Kita tidak pernah mengetahui berapa banyak hari Ahad yang masih tersisa dalam perjalanan hidup kita. Karena itu, jangan biarkan waktu berlalu tanpa makna.
Bagi mereka yang masih bekerja, manfaatkan hari ini untuk mempersiapkan pekerjaan esok hari. Bagi yang telah memasuki masa purnabakti, tetaplah berkarya melalui pengalaman, pemikiran, dan pengabdian kepada masyarakat.
Bagi kita yang telah memasuki usia senja, setiap pagi yang masih dapat disambut, setiap langkah yang masih mampu dilakukan, dan setiap kesempatan untuk bersujud merupakan nikmat Allah yang patut disyukuri.
Jangan menunggu kaya untuk bersedekah, jangan menunggu sehat untuk beribadah, dan jangan menunggu tua untuk mengingat kematian.
Sebuah pantun pembuka untuk Anda;
Burung merpati terbang ke awan,
Hinggap sebentar di pohon jati.
Selagi hidup mari beramalan,
Agar bahagia dunia akhirat nanti.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Sulit Terima Partai Arab, Koalisi Eisenkot Lobi Bekas Sekutu Netanyahu; Peta politik Israel kembali memperlihatkan dinamika yang menarik.
Koalisi yang dikaitkan dengan Gadi Eisenkot menghadapi tantangan dalam membangun kekuatan politik karena tidak semua kelompok dapat menerima keterlibatan Partai-Partai Arab dalam satu barisan koalisi.
Perbedaan pandangan mengenai posisi politik warga Arab di Israel menjadi salah satu persoalan yang harus dijembatani dalam upaya membangun kekuatan bersama.
Di tengah penolakan tersebut, Eisenkot dan kelompok oposisi mulai menjajaki dukungan dari bekas sekutu Netanyahu, khususnya partai Yahudi ultra-Ortodoks yang memiliki 13 kursi di parlemen.
Persoalannya, dua blok utama belum mengantongi 61 kursi dari total 120 anggota Knesset yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan.
Sementara itu, partai-partai Arab menguasai 19 kursi dan telah memberikan dukungan politik kepada Eisenkot.
Situasi ini membuat perundingan koalisi Israel semakin rumit, karena ambisi mengganti Netanyahu harus berhadapan dengan perbedaan ideologi dan penolakan sebagian mitra politik terhadap kerja sama dengan kelompok Arab.
xxxxxxxxxxxxxx
-
Jusuf Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Presiden Prabowo Serahkan di Istana 10 November; Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2026 akan menjadi momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.
