SYAKHRUDDINNEWS.COM – Selasa hadir di antara Senin yang mengawali langkah dan Rabu yang menandai pertengahan pekan. Ia bukan hari untuk sekadar menghitung waktu, melainkan kesempatan untuk melanjutkan pekerjaan dengan lebih mantap.
Jika Senin adalah pintu pembuka, maka Selasa adalah saatnya melangkah lebih jauh, menyelesaikan yang tertunda, memperbaiki yang kurang, dan menjaga semangat agar tetap menyala.
Dalam perjalanan kehidupan, setiap hari memiliki pesan. Selasa mengajarkan bahwa keberhasilan tidak selalu lahir dari langkah besar, tetapi dari kesungguhan menjaga langkah-langkah kecil agar terus bergerak.
Maka, mari menjadikan Selasa sebagai hari untuk bekerja dengan ikhlas, berbagi dengan sesama, dan mensyukuri setiap kesempatan yang masih diberikan Allah SWT.
Mengenang 25 Agustus; Tanggal 25 Agustus menyimpan sejumlah catatan sejarah dunia. Salah satunya, pada 25 Agustus 1944, Paris dibebaskan dari pendudukan Jerman dalam Perang Dunia II.Peristiwa itu menjadi salah satu momentum penting bagi Prancis dan perjuangan Sekutu di Eropa.
Di Indonesia, tanggal 25 Agustus juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah bangsa yang terus mengingatkan kita bahwa kemerdekaan dan kehidupan yang kita nikmati hari ini tidak lahir begitu saja.
Ada perjuangan, pengorbanan dan doa yang mengiringinya. Sejarah bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi cermin agar generasi hari ini tidak melupakan nilai perjuangan para pendahulu.
Pantun Maulid Nabi Selasa pagi menuju taman,
Singgah sebentar membeli roti.
Maulid Nabi penuh keberkahan,
Muhammad teladan sepanjang zaman.
Kabar dari Aceh menyebutkan, Presiden Prabowo Subianto resmi memberhentikan dengan hormat M. Nasir dari jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Aceh.
Keputusan itu tertuang dalam Keppres Nomor 95/TPA Tahun 2026, yang ditandatangani pada 21 Agustus 2026. Nasir diberhentikan terhitung sejak dilantik pada jabatan barunya, disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama menjalankan tugas sebagai Sekda Aceh.
Pergantian ini disebut Pemerintah Aceh sebagai bagian dari penyegaran organisasi. Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi mengatakan, tidak ada persoalan dalam pelaksanaan tugas M. Nasir selama ini.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem juga menyampaikan apresiasi atas pengabdiannya. M. Nasir sendiri diketahui baru dilantik sebagai Sekda Aceh pada 15 Agustus 2025. Kini, jabatan tersebut akan diisi pejabat baru yang segera diumumkan Pemerintah Aceh.
Suasana di kawasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar hari ini, Senin 24 Agustus 2026 sempat diwarnai insiden yang melibatkan sebuah pesawat tempur Sukhoi.
Pesawat kebanggaan TNI Angkatan Udara itu dilaporkan tergelincir hingga ke ujung landasan, di kawasan bandara lama yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas penerbangan militer.
Kabar tersebut sontak menarik perhatian, mengingat Sukhoi merupakan salah satu kekuatan udara strategis Indonesia yang bermarkas di Lanud Sultan Hasanuddin.
Hingga informasi ini disusun, rincian mengenai penyebab pesawat keluar dari jalur landasan maupun kondisi awak dan pesawat masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang.
Yang pasti, setiap insiden penerbangan selalu menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan sekaligus kesiapan operasional pertahanan udara.
Peristiwa hari ini juga mengingatkan kita bahwa di balik gagahnya sebuah pesawat tempur saat membelah langit, tetap ada risiko dalam setiap proses penerbangan—termasuk ketika pesawat mendarat dan berhenti di landasan.
Semoga insiden ini tidak menimbulkan korban dan pesawat dapat segera ditangani oleh tim teknis TNI AU. Sukhoi boleh tergelincir di landasan, tetapi semangat menjaga langit Indonesia jangan sampai ikut tergelincir.
Sementara itu, Ruang Haji Amir Said, Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar, hari itu menjadi ruang untuk menata kembali langkah.
Rapat edukasi yang berlangsung lancar dipimpin langsung Dekan FDK, Prof. Dr. Abdul Rasyid Masri, didampingi Wakil Dekan I, Dr. St. Aisyah, BM., M.Sos.I. Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap memasuki tahun akademik baru, menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan sekaligus menyiapkan arah ke depan.
Di hadapan para guru besar, dosen, dosen luar biasa, dan tenaga administrasi, berbagai kemajuan disampaikan. Enam program studi telah berhasil mencapai status unggul, sementara dua program studi lainnya masih dalam proses menuju capaian yang sama.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga terus menjadi perhatian, termasuk mendorong kapasitas dan profesionalisme para dosen yang kini telah mencapai 121 profesor.
Evaluasi disampaikan secara menyeluruh, namun tetap dalam suasana penuh kearifan. Bukan sekadar menghitung apa yang telah berhasil, tetapi juga membaca tantangan yang akan dihadapi.
Sebab, sebuah lembaga pendidikan tidak cukup hanya berbangga dengan capaian hari ini, tetapi harus terus bergerak agar hari esok menghadirkan kualitas yang lebih baik.
Sementara itu, Wakil Dekan I, Dr. St. Aisyah, menyampaikan bahwa pelaksanaan tugas para dosen di lingkungan FDK telah mencapai 98 persen tepat waktu.
Memasuki tahun akademik 2026/2027, kegiatan pada minggu pertama direncanakan berlangsung secara daring, seiring dengan agenda penerimaan mahasiswa baru yang akan berlangsung selama sepekan.
Dari dialog yang mengalir dalam diskusi, sejumlah hal turut mendapat perhatian, antara lain penguatan peran penasihat akademik, pemanfaatan sistem Lentera, serta berbagai masukan dari para dosen yang selanjutnya akan dibahas dan dirumuskan di masing-masing program studi.
Semua bermuara pada satu harapan: FDK UIN Alauddin Makassar terus tumbuh, bukan hanya dalam angka dan status, tetapi dalam mutu, pelayanan dan pengabdian.
Begitulah sebuah rapat edukasi. Ia bukan sekadar pertemuan untuk mendengar laporan, melainkan ruang untuk bercermin.
Karena pendidikan adalah perjalanan panjang—setiap capaian patut disyukuri, setiap kekurangan harus diperbaiki, dan setiap tantangan mesti dijawab dengan kerja bersama.
Disisi lain, Rumor Politik Menggelinding, Dedi Mulyadi Tetap di Gerindra ; Kabar politik kembali menggelinding dari Jawa Barat.
Nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ramai diperbincangkan setelah muncul rumor dirinya bakal meninggalkan Gerindra dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Isu yang beredar di media sosial itu pun akhirnya mendapat tanggapan dari Gerindra Jawa Barat.
Wakil Ketua DPD Gerindra Jawa Barat, Buky Wibawa Karya Guna, mengaku telah mengonfirmasi langsung kabar tersebut kepada Dedi Mulyadi. Jawabannya cukup tegas, KDM justru mengaku heran dan kaget mendengar isu kepindahan itu.
Saat ini Dedi masih tercatat sebagai kader Gerindra sekaligus anggota Dewan Pembina DPP Gerindra. Di sisi lain, PSI menyatakan diri sebagai partai yang terbuka bagi siapa saja.
Komunikasi dengan Dedi Mulyadi disebut memang terjalin baik, terlebih PSI pernah memberikan dukungan kepada pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan pada Pilgub Jawa Barat 2024.
Namun, soal kepindahan partai, hingga kini belum ada kepastian resmi.
Moka mencatat: dalam politik, rumor bisa berlari lebih cepat daripada kenyataan. Tetapi keputusan politik tetap membutuhkan pernyataan, bukan sekadar perbincangan.
Untuk sementara, KDM masih berdiri di bawah panji Gerindra, sementara isu kepindahan ke PSI masih sebatas kabar yang belum terbukti.
Pembaca setia Moka, Sampai di sini jumpa kita hari ini. Moka akan kembali hadir menyapa Anda, karena kesetiaan merupakan modal dasar dalam bersilaturahmi.
Sebab, bagi Moka, tak ada kata jeda untuk terus menghadirkan mozaik kehidupan dan kabar yang layak diketahui. Semboyannya sederhana, namun penuh makna: “Pantang Tugas Tidak Tuntas.”
Selamat merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi. Semoga keteladanan Rasulullah SAW senantiasa menerangi langkah kita, menumbuhkan cinta, mempererat silaturahmi, dan membawa kedamaian bagi keluarga serta sesama.
Sebagai penutup, Moka berpantun; Pergi ke Samata membawa buku,
Singgah sebentar membeli pena.
Ilmu tumbuh karena berpadu,
Bersama melangkah menuju sempurna.