SYAKHRUDDINNEWS.COM – Senin malam, 6 Juli 2026, sekitar pukul 20.30 WITA, suasana di Rumah Sakit CPI Vertikal Kementerian Kesehatan di Makassar berubah menjadi hening.
Di sisi sang ayah tercinta, H. Daud Biantong, Nur Hamdana binti H. Daud Biantong mengembuskan napas terakhirnya dalam usia 53 tahun.
Setelah berjuang melawan gangguan ginjal yang dideritanya, Allah SWT memanggilnya pulang ke hadirat-Nya, meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, kerabat, dan sahabat yang mengenalnya.
Semasa hidup, almarhumah mengabdikan diri sebagai auditor keuangan di PT Pos & Giro Bandung. Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang tekun, disiplin, dan penuh dedikasi.
Bahkan hingga menjelang akhir hayatnya, ia tetap menjalankan aktivitas dan tanggung jawabnya sebagai ibu rumah tangga dengan semangat yang tak pernah surut.
Namun, di atas segala ikhtiar manusia, takdir Tuhan tetap menjadi penentu perjalanan hidup setiap insan.
Kepergian almarhumah meninggalkan dua orang anak. Duka keluarga terasa semakin lengkap karena salah seorang putrinya yang sedang mengandung tua di Bandung belum dapat kembali ke Makassar untuk mengantar ibundanya ke peristirahatan terakhir.
Jarak dan keadaan menjadi ujian yang harus diterima dengan penuh keikhlasan di tengah kehilangan yang begitu mendalam.
Jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka, Jalan Sungai Kelara Nomor 25, Makassar. Usai Salat Zuhur, keluarga, sahabat, dan para pelayat akan mengantarkan almarhumah menuju tempat peristirahatan terakhir di Pemakaman Umum Panaikang, Kota Makassar. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin (sdn)


