Hari ini, di bawah langit yang biru membiru,
Jamaah dari seluruh penjuru dunia
Berbondong-bondong menuju Padang Arafah,
Tempat janji manusia di akhir zaman
Akan ditepati
Berhimpun, bertelanjang jiwa,
Menanti penghakiman Ilahi.
Sementara kami di tanah air
Menyambut hari Arafah dalam keheningan puasa,
Menahan lapar dan dahaga,
Namun lebih dari itu
Menundukkan batin dalam khusyu dan harap.
Mereka di sana,
Dengan nama-nama besar, gelar dunia yang fana,
Kini semua larut dalam putihnya ihram
Yang menghapus batas antara kaya dan papa,
Raja dan rakyat, pejabat dan buruh,
Semua sama di hadapan-Nya,
Tafakur dalam diam
Di tengah hamparan Arafah yang agung.
Betapa kecilnya kita sebagai hamba,
Betapa fana dunia yang kita genggam.
Di titik ini,
Hanya amal dan doa yang bersuara,
Hanya harap dan taubat yang berbicara.
Lahaula wala quwwata illa billah
Tiada daya, tiada upaya
Kecuali dengan izin-Nya.
Kami bersimpuh dalam jarak
Namun hati kami menyatu
Dalam panggilan yang sama:
Menuju ridha Allah, Tuhan semesta.
Buat Rabiah.DN & Ramlah.DN
Bersama segenap rombongan haji Kloter III
Salam dari tanah air (Syakhruddin,DN)
