SYAKHRUDDINNEWS.COM – Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak (DP3A) Kota Makassar, Ichi Soleman, M.Si, memberikan pengarahan dalam acara Pembukaan Sosialisasi Pembentukan Shelter Warga di Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Makassar, pada Rabu, 4 Juni 2025, yang bertempat di Lantai II Kantor Lurah Maradekaya, Jalan Veteran Tengah, Makassar.
Dalam sambutannya, Ichi Soleman berharap agar para peserta yang nantinya akan menjadi pengurus shelter warga dapat menjalankan tugas secara amanah. Ia menegaskan bahwa persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak akan terus meningkat apabila tidak diantisipasi sejak dini melalui pembinaan dan perlindungan yang berkelanjutan.
“Shelter warga menjadi salah satu pilar penting di tingkat kelurahan, bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa, dalam menangani persoalan sosial di garda terdepan,” ungkap Ichi Soleman, yang juga dikenal luas sebagai birokrat berpengalaman, dengan latar belakang sebagai lurah di berbagai wilayah Kota Makassar.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan sambutan dari Lurah Maradekaya, Nurul Muchlisa, S.STP, MM, yang menyampaikan apresiasi kepada DP3A Kota Makassar atas perhatian dan kehadirannya dalam mendukung pembentukan shelter warga di wilayahnya.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DP3A Kota Makassar, Hj. Hapidah Djalante, S.IP, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana sesuai rencana.
Pelaksanaan sosialisasi menghadirkan dua narasumber handal, masing-masing Hj. Sulfianih Karim, M.Si yang menguraikan secara gamblang tentang peran dan fungsi shelter warga dan Drs.H.Syakhruddin.DN,M.Si dari Shelter Warga Kelurahan Pa’Baeng-Baeng dengan moderator utama Muhamad Akib,SE.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan, di antaranya Bhabinkamtibmas, Babinsa, imam kelurahan, Ketua LPM, pejabat RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan anak-anak yang memenuhi ruangan di lantai II Kantor Kelurahan Maradekaya.
Sebagai penutup, acara ditandai dengan sesi foto bersama dan penyerahan paket makanan serta dana transportasi kepada para peserta sebagai bentuk dukungan moril atas peran aktif mereka dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di tingkat kelurahan (sdn)



