Bukan hanya sekadar angan terbang,
Nyata terasa, begitulah terang,
Di usia senja, 66 ke atas,
Perlahan perhatian memudar, tak lagi deras.
Dibuang, diabaikan, hati pun nelangsa,
Namun jangan biarkan gelap melanda.
Ini bukan akhir, hanya babak baru,
Tetaplah optimis meski fisik tak seayu dulu.
Tubuh melemah, penyakit datang bertandang,
Sebagai peringatan, panggilan Tuhan menjelang.
Namun bukan tanda untuk menyerah,
Tapi ajakan lembut untuk lebih ramah.
Bagi yang sering marah, belajarlah sabar,
Waktu semakin singkat, langkah mendekat ke altar.
Meninggalkan dunia dengan hati yang tenang,
Menghadap Ilahi tanpa beban menghalang.
Mari manfaatkan waktu yang tersisa,
Menabur kebaikan, melukis cinta.
Agar saat tiba gelar terakhir disandang,
Nama dikenang dalam damai yang tenang.
Jalani sisa hidup dengan penuh makna,
Sebab almarhum adalah gelar mulia yang sempurna.
Selamat menikmati masa purnabakti
Jangan bimbang dan tetap Semangat Pagiiiiii
Makassar, 25 Januari 2025
by syakhruddin tagana
