SYAKHRUDDIN.COM – Selamat datang di Bulan Februari! Dalam 13 hari mendatang, kita akan menyaksikan pelaksanaan pemilihan umum 2024, di mana rakyat akan menentukan pemimpin untuk lima tahun ke depan.
Hari ini juga merupakan hari gajian bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan aparat TNI serta Polri. Bagi mereka yang bekerja di sektor swasta, saatnya menerima pembayaran dari nasabah. Tanggal baru ini menjadi momen kebahagiaan bagi banyak orang.
Tidak hanya soal penghasilan, namun juga tentang keterlibatan aktif masyarakat dalam berbagai isu. Nitizen diharapkan bersama-sama mengupas masalah politik, sosial, dan perhelatan akbar yang telah menguras energi besar selama ini.
Mari kita bersatu sebagai pejuang perubahan untuk masa depan yang lebih baik. Bersama-sama, kita dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan politik, sosial, dan kesejahteraan masyarakat. Sambutlah bulan Februari dengan semangat perubahan dan kebersamaan, sembari menikmati Secangkir Kopi di pagi hari .
BNNP BEKUK BANDAR NARKOBA : Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan melakukan penggerebekan dan penggeledahan di rumah toko (Ruko) yang diduga milik Bandar Narkoba, KJ, di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Bone, pada Jumat, 19 Januari 2024.
Tim BNNP Sulsel yang bersenjata lengkap dan didukung oleh anjing pelacak mengamankan sebuah koper dalam penggeledahan tersebut. Penasehat Hukum (PH) KJ, Sya’ban Sartono, memberikan kronologi peristiwa tersebut hingga mengungkap fakta sebelum BNNP Sulsel melakukan penangkapan terhadap KJ.
Sya’ban menyatakan bahwa Tim BNNP Sulsel sebelumnya telah menangkap seorang pelaku bandar Narkoba dengan inisial Un pada September 2023 di Makassar. Dari penangkapan tersebut, tim melakukan pengembangan kasus dan menemukan keterlibatan KJ.
Sya’ban menjelaskan bahwa sebelum penangkapan, KJ ngopi bersama oknum BNNP Sulsel di Cafe Anomali, Jalan Ratulangi, Kota Makassar, pada Senin, 15 Januari 2024. Ia menyatakan bahwa penangkapan klienya terjadi saat ngopi bersama dengan oknum BNNP Sulsel di tempat yang sama.
Sya’ban juga mencatat bahwa pada saat penggerebekan, BNNP Sulsel tidak menunjukkan surat izin permohonan dari pengadilan, serta surat perintah penangkapan dan penahanan.
Menanggapi hal ini, Kabid Pemberantasan BNNP Sulsel, Kombes Pol Agustinus Sollu, melalui Kasi Intelejen BNNP Sulsel, Syahril Said, menyatakan bahwa penangkapan dilakukan sesuai prosedur dan atas surat perintah penangkapan dan penahanan.
MAHMUD MUNDUR : Menko Polhukam dan cawapres nomor 3, Mahfud MD, mengungkap alasan mendalam di balik keputusannya untuk mundur dari Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo hanya dua pekan sebelum pemungutan suara Pilpres 2024.
“Saya sudah lama mempertimbangkan untuk mundur, namun saya menunggu momen yang tepat. Momen tersebut merupakan satu situasi yang harus disusun melalui pembicaraan-pembicaraan dengan masing-masing partai pengusung yang telah bekerja sama mengusung,” ungkap Mahfud MD di Danau Tirta Gangga, Lampung Tengah, Lampung, pada Rabu 31 Januari 2024.
Mahfud MD menyatakan bahwa dia telah menyusun surat pengunduran diri dari jabatan Menko Polhukam dan akan menyampaikannya langsung kepada Presiden Jokowi. “Saya harus menyampaikan langsung ke Jokowi terkait keputusan ini. Jokowi yang telah mengangkat saya menjadi Menko Polhukam 4,5 tahun lalu,” kata Mahfud MD.
Lebih lanjut, Mahfud MD menekankan prinsip saling menghormati dalam menerima dan melaksanakan tugas yang telah diberikan. “Karena kami diberi tugas dan menerima tugas dengan saling menghormati, maka saya tidak akan meninggalkan gelanggang colong pelayu begitu saja. Saya akan pamit dengan baik-baik dan akan menyampaikan surat ini begitu saya diterima dijadwalkan bertemu Presiden,” ujarnya.
Meski Presiden sedang berada di luar Jakarta hingga Kamis, Mahfud MD berharap agar pertemuan dapat segera terjadi setelah keduanya kembali ke Jakarta. “Presiden ada di luar Jakarta sampai Kamis, saya juga baru akan pulang Kamis. Mudah-mudahan secepat kami tiba di Jakarta, secepat pula kami dapat bertemu,” tandas Mahfud MD.
MOROWALI : Dari Hutan Belantara ke Penyumbang Pendapatan Negara, Kisah Sukses Kawasan Tambang Nikel di Desa Fatufia dan Labota, Morowali, Sulawesi Tengah, Pada tahun 2006, kawasan Desa Fatufia dan Labota di Kecamatan Bahodopi, Morowali, Sulawesi Tengah masih berupa hutan belantara.
Kini, kawasan tersebut telah mengalami transformasi menjadi penyumbang pendapatan negara dari pajak dan royalti, mencapai Rp 10 triliun pada tahun 2022 dan diperkirakan akan mencapai Rp 17 triliun pada tahun 2023.
Pendapatan tersebut berasal dari kegiatan industri tambang berbasis bahan baku nikel yang beroperasi di dua wilayah desa tersebut.
Saat pertama kali mengunjungi Fatufia dan Labota hampir dua dekade yang lalu, Managing Director PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Hamid Mina, mengakui bahwa ia tidak pernah membayangkan bahwa wilayah tersebut akan berubah menjadi kawasan industri modern seperti sekarang.
Terutama, wilayah ini tercatat sebagai industri tambang dengan rantai produksi terpanjang dan paling efektif di dunia.
“Pada tahun 2005 atau 2006, ketika saya pertama kali datang ke sini, kami diberi korek dan lilin oleh pemilik penginapan. Ternyata, itu berfungsi sebagai penerangan karena tidak ada listrik, dan wilayah tersebut gelap gulita ketika malam,” kata Hamid Mina mengenang perjalanannya membuka tambang di Morowali.
Pada 3 Oktober 2013, ditandatangani kerja sama bisnis (B to B) antara PT SMI dan PT IMIP, yang disaksikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden RRC Xi Jinping. Sejak itu, Menteri Perindustrian waktu itu, Saleh Husin, meresmikan kawasan IMIP, dan kawasan tambang ini mengalami perkembangan pesat.
JEMBATAN : Terdapat lima jembatan di dunia yang mengerikan saat dilalui, adapun jembatan dimaksud yaitu ;
Jembatan Kaca Grand Canyon Zhangjiajie di Tiongkok, merupakan jembatan kaca terpanjang dan tertinggi di dunia. Melintasi lebih dari 1.400 kaki dengan ketinggian sekitar 980 kaki di atas tanah, jembatan ini menghubungkan dua gunung di Taman Hutan Nasional Tianmenshan.
Meskipun dibangun sebagai objek wisata, jembatan dengan lantai kaca transparan ini tidak cocok untuk mereka yang takut ketinggian, dirancang untuk mengangkut hingga 800 pengunjung sekaligus.
Jembatan Kokonoe Yume di Prefektur Oita barat, Jepang, adalah jembatan penyeberangan terpanjang di negara tersebut.
Dengan pemandangan indah pedesaan hijau Oita, termasuk dua air terjun yang memukau, yaitu Sungai Naruko dan lembah setinggi 173 meter di bawahnya, jembatan ini memberikan pengalaman berjalan melintasi langit. Dirancang untuk menampung 1.800 orang sekaligus, jembatan ini menjadi daya tarik bagi pecinta alam.
Jembatan Gantung Hussaini di Pakistan adalah salah satu jembatan paling menakutkan di Asia.
Dengan celah besar antara papan kayu, tali rapuh, dan ayunan liar, jembatan ini dirancang sebagai koneksi pejalan kaki ke Hunza Atas. Keberanian diperlukan, karena kesalahan langkah dapat berakibat jatuh ke Sungai Hunza yang mengalir deras di bawahnya.
Jembatan Langit Langkawi, Malaysia,B erada di puncak gunung berhutan di Pulau Langkawi, Malaysia, Jembatan Langit Langkawi memberikan pengunjung pengalaman berjalan di atas hutan hijau Gunung Mat Chinchang. Dibangun pada tahun 2005, jembatan langit baja ini tergantung lebih dari 2.000 kaki di atas permukaan laut oleh tiang besar tunggal, menawarkan pemandangan yang menakjubkan.
Jembatan Gantung Ghasa, Nepal ; Terletak di Kota Ghasa, Jembatan Gantung Ghasa di Nepal menjadi bagian dari rute trekking populer di Sirkuit Annapurna. Meskipun terlihat menakutkan, jembatan ini sebenarnya menjadi salah satu sumber transportasi utama bagi penduduk setempat, digunakan untuk mengangkut orang dan ternak setiap hari.
Meskipun sangat sempit dan melintasi lembah sungai yang tinggi, jembatan ini vital bagi komunitas lokal.
AGENDA 1 FEBRUARI 2024 : Pada tanggal 1 Februari 2024, sejumlah tokoh masyarakat dan pemerintahan setempat akan berkumpul untuk melaksanakan Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan Tamalate. Acara ini akan digelar mulai pukul 08.30 di Claro Hotel, Jalan AP. Pettarani No. 3, Makassar.
Ketua Forum Komunikasi LPM Kecamatan Tamalate, Jumail Mappiare,SH, dan Camat Tamalate, H. Emil Yudianto Tajuddin,SE,M.Si akan memimpin pelaksanaan acara ini yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan kecamatan tersebut.
Rapat Persiapan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2024
Sementara itu, di Kantor Harian Rakyat Sulsel, Jalan Sultan Alauddin Makassar, akan diselenggarakan rapat persiapan dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2024.
Rapat perdana akan dimulai pukul 10.00 Wita dan diperkirakan berlangsung hingga selesai. Ketua Panitia Pelaksana, Imran Umar, akan bersama dengan Sekretaris H. Manaf Rachman dan Bendahara Ibu Shelli Lestari memimpin rapat ini yang akan membahas langkah-langkah strategis untuk suksesnya perayaan HPN.
Sejumlah seksi yang terlibat juga akan memberikan kontribusi maksimal dalam mempersiapkan acara ini dengan baik. Semoga melalui kedua agenda ini, tercipta sinergi yang positif antara pemerintah dan masyarakat dalam memajukan kecamatan Tamalate dan memperingati Hari Pers Nasional dengan semangat kebersamaan dan dedikasi yang tinggi.
DEMO TUNTUT REVISI UU DESA :
• Kelompok demonstran, dalam hal ini Massa Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), menuntut revisi Undang-Undang Desa.
• Mereka mendesak agar DPR segera mengesahkan revisi tersebut dan menegaskan bahwa revisi ini menjadi harga mati.
• Pihak Apdesi telah melakukan aksi demo sebanyak tiga kali sebelumnya, namun tuntutannya tidak diindahkan oleh DPR.
• Tanggal penting yang disebutkan adalah 6 Februari 2024, di mana mereka meminta revisi UU Desa disahkan pada sidang paripurna tersebut.
2. Aksi Demonstrasi yang Memanas:
• Demonstrasi dimulai dengan massa yang berkumpul di depan gedung DPR membawa spanduk dan poster dengan tuntutan mereka.
• Demonstrasi berlangsung hingga sore hari dan diwarnai oleh kericuhan.
• Massa memblokade jalan, menimbulkan kemacetan, membakar spanduk, melempar benda-benda keras, serta merusak tembok pagar gedung DPR.
• Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suyudi Ario Seto bahkan dilempari botol air mineral saat mencoba menenangkan massa yang memanas.
3. Pertikaian dengan Pihak Kepolisian:
• Kepolisian terpaksa menutup sejumlah akses jalan karena massa yang memadati jalan dan ruas tol.
• Ada pertikaian antara massa dengan polisi, seperti pemblokiran jalan tol dan serangan terhadap anggota kepolisian.
• Massa juga merusak tembok pagar DPR, yang kemudian diatasi oleh polisi dengan memotong tali tambang.
4. Kemacetan dan Pengaruh pada Lalu Lintas:
• Aksi demonstrasi menyebabkan kemacetan di sekitar gedung DPR dan ruas jalan tol.
• Pihak kepolisian terpaksa memutar balik kendaraan yang sudah berada di dalam tol.
5. Kesalahpahaman yang Dipecahkan:
• Terjadi kesalahpahaman yang menyebabkan massa memblokade jalan tol. Pihak kepolisian mencoba memahami dan mengatasi kesalahan tersebut.
• Massa kemudian dihalau kembali ke lokasi aksi dan akses jalan tol dibuka kembali.
Aksi demonstrasi ini mencerminkan ketegangan antara kelompok masyarakat dan pemerintah terkait tuntutan revisi Undang-Undang Desa. Konflik tersebut bahkan mencapai tingkat kericuhan dan kerusakan fisik.
LILIS PURNABAKTI : Syukur alhamdulillah, Dra. Lilis Kusumawati, M.Si, telah resmi memasuki babak baru dalam hidupnya, mengenakan gelar sebagai Pensiunan Pegawai Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat, mulai 1 Februari 2024.
Rekan sejawat yang lebih dahulu meniti jalan pensiun dari Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, dengan tulus mengucapkan “selamat datang” di dunia kemerdekaan, tanpa terikat aturan birokrasi.
Saat ini, Lilis memiliki kesempatan untuk mengembangkan kreativitasnya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, serta mengejar hobi-hobinya yang mungkin sempat tertunda. Hj. Nadiyah Manaf, mantan Humas Dinsos Provinsi Sulsel, menyampaikan harapannya, “Semoga Lilis dapat meraih kebahagiaan dan kesuksesan baru dalam babak kehidupan ini.
Kami mengundangnya untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan sosial yang bermanfaat, dan tentu saja, jika ada waktu dan kesempatan, silakan berkunjung ke Makassar untuk bersilaturahmi dengan teman-teman di sini.”
Selamat atas pencapaian luar biasa ini, semoga kehidupan pensiun Lilis penuh dengan kebahagiaan, makna, dan keberlanjutan dalam berkontribusi bagi masyarakat.
Hari Terakhir Dalam Balutan Seragam Dinas Pemkab Pangandaran
“PESONA TEMPO DULU : Merawat Sejarah Kota Jakarta Melalui Rute dan Bangunan Bersejarah” Suasana gembira terlihat di depan Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, pada pagi ini. Ratusan peserta Plesiran Tempo Doeloe (PTD) berkumpul untuk mengikuti acara yang bertujuan merawat narasi sejarah bangsa dari masa ke masa.
Acara ini, yang diadakan setiap bulan dengan rute dan narasi sejarah yang berbeda, merupakan kolaborasi antara komunitas Sahabat Museum dan Intisari, media dengan fokus bahasan sejarah serta tradisi. Setiap peserta juga mendapatkan majalah Intisari sebagai kenang-kenangan perjalanan mereka.
Pemandu acara, Ade Purnama, selaku pendiri Sahabat Museum, memandu 42 peserta dari Masjid Cut Meutia untuk menjelajahi sejarah kota Jakarta pada masa lampau.
Mereka pertama-tama melihat bangunan dua lantai di sekitar masjid yang memiliki gaya arsitektur khas masa kolonial Hindia Belanda. Bangunan ini ternyata merupakan kantor pengembang N.V. Bouploeg, yang memainkan peran penting dalam pembangunan wilayah Menteng sejak sekitar tahun 1912.
Pada masa Hindia Belanda, hampir semua perusahaan yang beroperasi di sektor pertanian dan perkebunan memiliki kantor pusat di wilayah Batavia. Kantor pengembang N.V. Bouploeg menjadi saksi bisu dari perkembangan tersebut, menjadi bagian integral dari sejarah perkembangan wilayah Menteng.
Acara ini memberikan pengalaman mendalam bagi peserta untuk mendalami seluk-beluk sejarah kota Jakarta, sambil mengapresiasi warisan bangunan bersejarah yang masih berdiri kokoh di tengah-tengah kesibukan perkotaan modern.
PENUTUP: Mari kita akhiri perjalanan kita. Semoga tulisan ini telah memberikan inspirasi dan kebahagiaan bagi Anda, terutama mereka yang berdedikasi di instansi pemerintah, lembaga, pengusaha, dan pekerja swasta.
Sebagai penutup, mari terus membangun fondasi kebahagiaan. Bagikan kebahagiaan kepada keluarga Anda dan alokasikan sebagian penghasilan untuk masa depan yang lebih baik. Kami mengundang Anda untuk terus memperoleh informasi menarik melalui bloger Syakhruddin.
Terima kasih atas perhatian dan waktu yang Anda berikan. Semoga kebahagiaan senantiasa menyertai langkah-langkah kita. Salam santun dari H. Syakhruddin. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubunginya melalui WA di 081 2424 5938, Wassalam !


Pensiun, purna tugas, dan purna bhakti adalah awal langkah di jalan menuju kebahagiaan akhirat yg hakiki