SYAKHRUDDIN.COM – Sitti Munasirah Wahid, A.Md., putri dari Abd. Wahid Mustafa, alias IRA, telah melangkah menuju pelaminan setelah Handika Dwi Pratama, SE, yang juga dikenal sebagai Handika Dwi Pratama Bin Lahadia, mengucapkan ikrar akad nikah di depan Imam Abd. Aziz Tiro.
Acara akad nikah berlangsung di hadapan Imam Kelurahan Tammua, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, yang dipandu Abd. Aziz Tiro, saksi-saksi yang hadir adalah Zulkifli Gani Ottoh, Ketua PWI Sulsel, HM. Agussalim Alwi Hamu, S.Sos, dan Bapak Supardi dari pihak lelaki.
Prosesi pernikahan berlangsung di Gedung Lestari 45 Makassar, yang terletak di Jalan Urip Sumiharjo Km 4 Makassar. Acara dihadiri oleh seluruh pengurus PWI Sulawesi Selatan dengan pemandu acara Sutati dan H. Syakhruddin.DN.
Pada saat pernikahan, suami Ira yang akrab disapa DIKA, tampil dengan busana ungu, sedangkan IRA juga mengenakan busana yang serupa. Setelah memasangkan cincin di jari manisnya, keduanya berjalan ke depan untuk melakukan sungkeman di hadapan ibunda tercinta serta kakeknya, mengingat bahwa IRA telah kehilangan ayahnya, Abd. Wahid Mustafa.
Prosesi akad nikah yang berlangsung lanca, diawali dengan penyambutan “Tari Paduppa” dan diikuti oleh pembacaan ayat suci al-Quran oleh ustaz Muhammad Rizal.
Para tamu yang hadir memberikan ucapan selamat kepada pasangan ini dan juga disuguhi dengan pertunjukan sulap serta tarian khas Jawa Timur, “Rok Ayo Rek,” yang membuat suasana menjadi lebih meriah dan penuh kegembiraan.
Selama berlangsungnya acara, para pengurus PWI Sulsel menikmati suguhan yang disiapkan dan mengakhiri kunjungannya dengan mengabadikan momen bersama dalam foto.
Sementara itu, tamu-tamu yang terus berdatangan, membuat keduanya semakin sumringah, semoga pernikahan IRA dan DIKA menjadi keluarga yang penuh berkah dan harmoni, sehingga menjadi keluarga yang Sakinah, Mawadah, Warahmah (Samawa).








