SYAKHRUDDIN.COM – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Andi Widjajanto, telah mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatannya.
Alasan di balik keputusan ini adalah untuk lebih fokus pada perannya dalam Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024.
Andi mengatakan, “Pagi tadi saya sudah pamitan di Lemhannas mundur sebagai Gubernur Lemhannas. Langkah ini harus saya lakukan untuk menjaga netralitas Lemhannas.” Ini adalah langkah yang diambil untuk menghindari konflik kepentingan yang mungkin muncul.
Andi juga menjelaskan bahwa surat formal pengunduran dirinya akan diajukan kepada Presiden Jokowi setelah dia resmi terdaftar sebagai anggota Tim Pemenangan Nasional Ganjar ke Komisi Pemilihan Umum, sebagaimana dilaporkan oleh CNN Jakarta.
Sebelumnya, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, telah mendengar kabar tentang rencana pengunduran diri Andi Widjajanto, yang mungkin terjadi setelah ia bergabung dengan Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo.
Andi telah diangkat menjadi Deputi Politik 5.0 di Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo. Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo, Arsjad Rasjid, menyatakan bahwa Andi dipilih karena dianggap memiliki kredibilitas dan pengalaman profesional yang diperlukan dalam konteks politik.
Andi sebelumnya telah menegaskan bahwa PDIP adalah pilihan politiknya, dan ia selalu mengikuti arah kebijakan PDIP, terutama dalam konteks kontestasi politik setiap lima tahun.
Dia juga menyampaikan bahwa Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, telah memberikan arahan agar dia tetap setia pada partai tersebut. Arahan ini diberikan oleh Megawati saat Andi bergabung dalam Tim 11 yang membantu Joko Widodo dalam Pilpres 2014. Andi menegaskan bahwa pilihan politiknya selalu sejalan dengan PDIP (sdn)
