SYAKHRUDDIN.COM – Mantan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI di Bangkok, Prof. DR. H. Mustari Mustafa, S.Ag, M.Pd, akan dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dalam bidang ilmu filsafat.
Undangan Rektor UIN, Prof. H.Hamdan, MA, Ph.D telah disampaikan kepada Para Guru Besar, untuk menghadiri acara yang akan berlangsung hari ini, Kamis 2 Juni 2022 Pukul 10.00 Wita, bertempat di Gedung Auditorium UIN Kampus II, Jalan HM Yasin Limpo No 36 Romang Polong, Kabupaten Gowa.
Prof. Dr. H. Mustari Mustafa, S.Ag, M.Pd yang lahir di Siru (Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur, tanggal 30 September 1971, akan menyampaikan orasi ilmiah dengan tema, Identitas Lokal dan Tanggungjawab Sosial Perguruan Tinggi”
Rangkaian acara yang telah disusun panitia pelaksana, diawali lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne UIN, mengheningkangkan cipta, pembacaan ayat suci Al-Quran.
Pembukaan Sidang Senat Terbuka Luar Biasa, Orasi ilmiah, pengukuhan Guru Besar oleh Rektor UIN, pengalungan tanda jabatan Guru Besar oleh Ketua Dewan Guru Besar UIN Alauddin Makassar, Mars UIN, Pembacaan doa dan penutupan sidang senat terbuka luar biasa, dilanjutkan dengan foto bersama.
Prof. Dr. Mustari Mustafa, M.Pd menyelesaikan pendidikan S1 pada tahun 1995 di IAIN Alauddin Ujung Pandang pada Jurusan Penerangan dan Penyiaran Agama Islam.
Pendidikan S2 di Universitas Negeri Makassar, Jurusan Pendidikan Ilmu Sosial pada tahun 2000, kemudian menyelesaikan pendidikan Doktor Filsafat, pada tahun 2009 di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Begitu banyak pendidikan dan pelatihan professional yang beliau ikuti, seperti pendidikan di Coady Intern’l. Institute, St franciskus Xaverius University, Antigonish-Canad dan publikasi, baik dari buku dan publikasi ilmiah serta di Jurnal Nasional dan Internasional.
Keahlian yg digeluti di bidang filsafat, mengantarkannya sebagai guru besar. Pernah menjadi pendiri dan direktur Pusat Pendidikan dan Pelatihan Otonomi Daerah (NGO) yang bergerak dalam kegiatan workshop, lokakarya, dan penelitian.
Jabatan Direktur Forum Dialog Antar Kita/Interfeith Dialogue (NGO), yang bergerak dlm kegiatan Advokasi dan Resolusi Konflik, Penelitian, Konferensi dan Dialog Lintas Iman, juga menjadi bagian jabatan yang pernah digeluti.
Sebagai dosen pada Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) yang meraih akreditasi A, Prof Mustari Mustafa juga pernah menjadi Direktur Character Building Program UIN Alauddin (Government Organization), bergerak dalam kegiatan Training dan Training of Trainer.
Setelah mengikuti program Diploma Community Development di Coady Institute Canada, aktif menjadi Trainer Asset Based Community Development.
Pernah menjadi team Project Implementation Unit untuk Proyek Supporting Islamic Leadership Indonesia dan Canada.
Hidup beliau didedikasikan untuk mengajar, Beliau juga mendapat piagam penghargaan Satyalancana Karya Satya 10 tahun yang diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia (syakhruddin)
