SYAKHRUDDINNEWS.COM – Senja kehidupan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan babak baru yang penuh makna. Paradigma tentang lanjut usia (lansia) di Indonesia kini terus bergeser.
Lansia tidak lagi dipandang sebagai kelompok yang bergantung atau menjadi beban keluarga, tetapi sebagai pribadi yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan tetap mampu memberi manfaat bagi masyarakat.
Semangat inilah yang menjadi roh berbagai program pembinaan lansia yang dikembangkan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, BKKBN, dan Kementerian Sosial.
Di Sulawesi Selatan, semangat tersebut diterjemahkan secara nyata oleh Pengurus Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Provinsi Sulawesi Selatan.
Organisasi yang mewadahi para purnabakti Kementerian Sosial serta berbagai instansi lainnya itu terus menghadirkan ruang pembinaan bagi para anggotanya agar tetap berdaya di usia senja.
Pembinaan dilakukan secara menyeluruh melalui tujuh dimensi kehidupan, mulai dari penguatan spiritual, pemeliharaan kesehatan fisik, pengelolaan emosional, pengembangan intelektual, peningkatan interaksi sosial, pemberdayaan profesional dan vokasional, hingga penciptaan lingkungan yang ramah lansia.
Bagi LLI Sulsel, usia hanyalah angka. Semangat belajar, berkarya, dan berbagi pengalaman justru semakin matang seiring bertambahnya usia.
Melalui berbagai kegiatan keagamaan, diskusi, pelatihan keterampilan, hingga aktivitas sosial, para lansia didorong untuk tetap percaya diri menjalani kehidupan dengan sehat, bahagia, dan bermartabat.
Komitmen menjaga kualitas hidup itu juga diwujudkan melalui olahraga rutin setiap Ahad pagi. Para anggota LLI Sulsel berbaur bersama Komunitas Senam Nusantara (KSN) di kawasan Boulevard Makassar.
Irama senam yang dipandu instruktur Sigit dan Irma menjadi perekat kebersamaan, sementara koordinasi lapangan yang dipimpin H. Sumiaty Sattar dan Amirah memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan penuh semangat.
Dari gerakan-gerakan sederhana itu lahir persahabatan, kesehatan, serta optimisme bahwa masa tua tetap dapat dijalani dengan tubuh yang bugar dan jiwa yang gembira.
Kehangatan yang terbangun setiap pekan menjadi bukti bahwa lansia bukan sekadar objek pembinaan, melainkan aset sosial yang kaya pengalaman, kebijaksanaan, dan keteladanan.
Melalui sinergi LLI Sulsel dan Komunitas Senam Nusantara, cita-cita mewujudkan “Lansia Tangguh” tidak hanya menjadi slogan, tetapi tumbuh menjadi gerakan nyata yang menginspirasi masyarakat untuk memandang usia senja sebagai masa yang tetap produktif, bermakna, dan penuh harapan.
Sementara itu, rekan-rekan para wartawan yang terhimpun dalam GLAMUR (Golongan Wartawan Lanjut Umur) juga berminat untuk bergabung di Kelompok Senam Nusantara dan LLI Sulsel, sehingga semakin banyak sahabat Lansia melaksanakan senam di setiap hati Ahad (sdn)