SYAKHRUDDINNEWS.COM – Musibah kebakaran yang melanda warga di Jalan Teluk Bayur Dalam No. 6, RT 05/RW 04, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Minggu malam (21/9/2025), mengusik nurani para pengurus Shelter Warga se-Kecamatan Tamalate.
Melalui koordinasi di grup Shelter Warga Tamalate, para pengurus sepakat untuk bergerak cepat memberikan bantuan. Bantuan darurat berupa pakaian layak pakai, mi instan, dan sejumlah kebutuhan lainnya berhasil dihimpun dalam waktu singkat.
Irham Amil Ishak didampingi Yusril Maliang memimpin koordinasi di lapangan. Mereka berkoordinasi langsung dengan Rachmat Tumengkol di lokasi terdampak, yang juga dikenal sebagai pembina, sekaligus pendidik mayoritas korban kebakaran tersebut.
“Semua korban ini adalah anak didik saya,” ujar Rachmat dengan nada haru.
Sebelum bertolak ke lokasi, Irham sempat melaporkan rencana penyaluran bantuan kepada Kepala Bidang Perlindungan Perempuan DP3A Kota Makassar, Hj. Hafidah Djalante, S.IP.
Mendengar kabar tersebut, Hafidah yang kala itu sedang dalam perjalanan pulang, langsung menginstruksikan sopirnya untuk berbalik arah. Ia kemudian bergabung bersama rombongan Shelter Warga Tamalate menuju lokasi kebakaran.
Diantara anggota rombongan, mengikutsertakan Tim Reaksi Cepat (TRC) Kelurahan Pa’Baeng-Baeng, diantaranya, Andi Sukmawati dan Erniyati didampingi sekretaris Shelter Warga Pa’Baeng-Baeng.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh Lurah Maccini Sombala, Rachmat Nugraha,S.STP beserta jajaran petugas di Posko Induk penerimaan bantuan yang ditopang tenda darurat dari BPBD Kota Makassar.
Di hadapan warga, Hj. Hafidah Djalante menyampaikan apresiasinya atas gerak cepat para pengurus shelter.
“Ini adalah wujud nyata kepedulian pengurus Shelter Warga se-Kecamatan Tamalate. Mereka tidak hanya fokus pada isu perempuan dan anak, tetapi juga hadir merasakan duka para korban kebakaran. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban yang dialami,” ungkapnya.
Dengan penuh empati, Hafidah bahkan turun langsung meninjau rumah korban yang hangus terbakar. Mengendarai sepeda motor warga, ia menyempatkan diri melihat lokasi tempat bocah perempuan bernama Kadinda (7) ditemukan meninggal dunia akibat terjebak api.
Sementara itu, Irham dan Yusril menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh ketua Shelter Warga se Kecamatan Tamalate, yang tanggap merespons informasi kebakaran hanya melalui pesan WhatsApp.
“Ini menjadi bukti nyata kebersamaan kita. Semoga semangat kepedulian ini terus kita jaga, sekaligus mengingatkan para pengurus, agar laporan triwulan ketiga segera disetor,” ujar Irham menutup keterangannya.





