SYAKHRUDDIN.COM – Dengan berbekal surat pengantar dari dokter praktik yang merekomendasikan cuci darah di Siloam Hospital Makassar, pada Jumat, 24 Mei 2024, saya dan anak-anak, menuju Siloam Hospital di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar.
Proses diawali dengan pemeriksaan di Instalasi Gawat Darurat (Emergency). Di sini, pasien Hj. Nurlia Dg Puji (65) mulai menjalani serangkaian pemeriksaan, mulai dari tensi darah, paru-paru, hingga data identitas diri.
Pasien masuk ruang Emergency pukul 17.00 WITA, kemudian menerima pengobatan berupa transfusi cairan pengganti makanan. Setelah kondisi darah stabil, pasien dipindahkan ke ruang Radiologi sebelum diarahkan ke kamar perawatan di Lantai 5, kamar 5010. Pasien diantar oleh ananda Lisnawati dan Tri Puspita Sari serta ponakan yang bekerja sebagai sekuriti di Siloam Hospital bernama Jenny Idris Talli.
Tidak lama setelah tiba di ruang perawatan, petugas jaga menginformasikan bahwa akan dilakukan transfusi darah sebanyak satu kantong, untuk memperkuat hemoglobin (HB) pasien Hj. Nurlia Dg Puji alias Ny. Syakhruddin.DN.
Karena sudah larut malam, saya memutuskan untuk bermalam di kamar 5010 sambil mengamati kondisi pasien yang tertidur lelap akibat pengaruh obat infus yang diterimanya.
Berikut foto dokumentasinya :
Administrator
Syakhruddin seorang pekerja sosial (Social Worker Indonesia) yang mengabdikan diri untuk kesejahteraan masyarakat
