Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (non aktif) Giri Suprapdiono berpose usai menghadiri debat soal polemik Tes Wawancara Kebangsaan (TWK) pegawai KPK di gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (4/6/2021). Giri Suprapdiono menyampaikan bahwa debat tersebut dilakukan untuk membuktikan TWK yang dilakukan kepada para pegawai KPK merupakan upaya penyingkiran pegawai atau tidak. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
SYAKHRUDDIN.COM – Kepala dan Wakil Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe telah selesai menemui jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat ditemui wartawan, Bambang sempat ditanya soal dibahas atau tidaknya dugaan bagi-bagi lahan kaveling di IKN Nusantara saat pertemuan.
Terkait itu, Bambang hanya menjelaskan, pertemuan tersebut lebih berfokus pada pembahasan soal sistem tata kelola di Otorita IKN Nusantara, sebagaimana dilansir dilaman Berita Satu.
“Kami lebih menekankan pada sistem pengendalian, sistem pencegahan, bagaimana KPK dari awal sudah ikut dalam proses ini, lebih ke arah sana,” kata Bambang, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 21 Maret 2022.
Bambang menjelaskan, saat pertemuan turut dibahas soal kerja sama dengan KPK. Melalui kerja sama itu, Bambang menegaskan pihaknya akan secara berkala memberikan informasi terkait kondisi proyek pembangunan IKN Nusantara di lapangan kepada KPK (syakh/bersat)
