SYAKHRUDDIN.COM – Warga yang bermukim di Jalan Andi Tonro I Kawasan ORT 002 ORW o7 dikagetkan, dengan munculnya Mobil Shabara Polsek Tamalate, dan langsung parkir di ujung lorong satu.
Warga segera berkerumun lalu mencari tahu,apa gerangan yang terjadi, ternyata pada Pukul 09.21.30 sesuai dengan rekaman CCTV milik Pak Anwar, terjadi percobaan pemerkosaan dan pencurian.
Hasil monitor menunjukkan, Seorang lelaki dengan ciri-ciri bawa helem, tinggi diperkirakan 173 cm, memakai baju kaos hitam, keluar dari tempat kost milik Ketua ORW 07 di Jalan Bontoduri I Makassar.
Hasil investigasi lapangan menunjukkan, salah seorang penyewa di Kost Karaeng Gau, di Lantai II, nyaris di perkosa oleh pelaku. Karena diancam, maka tak dapat berbuat apa-apa, bahkan sempat membuat korban ditelanjangi.
Beruntung pada saat bersamaan, bunyi dering telepon, sehingga pelaku kaget dan segera kabur, membawa serta dua HP dan satu Kamera.
Korban lalu diantar pacarnya melapor ke Polsek Tamalate, Karaeng Gau yang di kabari kalau ada insiden terjadi di rumah kostnya, segera datang sementara para tetangga tak mengetahui apa yang sedang terjadi di rumah kost.
Nanti pada Pukul 24.00 wita, barulah warga ramai-ramai keluar rumah, setelah mobil Polisi dari Polsek Tamalate datang ke lokasi.
Dua orang petugas, memasuki rumah Pak Anwar yang juga sedang di infus di tempat tidurnya karena pengaruh sakit lambung.
Permisi Pak, “Numpang mau melihat rekaman CCTV”
Dari rekaman CCTV terlihat pada Pukul 09.21.30 tanggal 1 September 2021, seorang lelaki keluar dari rumah kost sepertinya tergesa-gesa, disinyalir itulah pelakunya.
Nanti setelah 30 menit menghilang, barulah heboh di sekitar rumah kost, setelah korban yang sudah telanjang mendatangi kamar tetangganya.
Warga juga duduk duduk di depan rumah kost, tak pernah menyangka kalau ada peristiwa, di Lantai II Kamar Kost Milik Ketua ORW 07.
Bagaimana penanganan selanjutnya, kini rekaman CCTV telah di copy petugas, selanjutnya dalam proses pencarian pelaku tunggal di malam tgl 1 September 2021.
Ketua ORT 002 mengingatkan kepada warga, agar senantiasa waspada dan kepada para penghuni kost, hendaknya melaporkan diri.
Karena bila terjadi insiden seperti ini, sulit memberikan keterangan kepada petugas, karena para penghuni tidak pernah melaporkan keberadaannya kepada Ketua ORT setempat (***)