SYAKHRUDDINNEWS.COM – Senin adalah gerbang pertama dalam perjalanan sepekan. Ia mengajarkan bahwa setiap awal selalu membawa harapan baru.
Setelah jeda akhir pekan, Senin hadir mengajak manusia kembali menata langkah, memperbarui tekad, dan membuka lembaran kesempatan yang belum sempat diraih.
Bagi mereka yang bekerja, Senin adalah panggilan tanggung jawab. Bagi para pelajar, ia menjadi awal menimba ilmu. Sementara bagi siapa pun yang sedang berjuang, Senin adalah pengingat bahwa masa depan dibangun dari keberanian memulai.
Dalam ajaran Islam, hari Senin juga memiliki keistimewaan. Rasulullah SAW diketahui lahir pada hari Senin dan biasa melaksanakan puasa sunnah pada hari Senin sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
Karena itu, Senin bukan sekadar pergantian hari, melainkan momentum memperbaiki niat, memperbanyak amal, dan menapaki kehidupan dengan semangat yang lebih baik daripada pekan sebelumnya.
Sejarah 3 Agustus di Masa Lalu; Hari ini, 3 Agustus, juga menyimpan sejumlah catatan sejarah dunia. Pada tahun 1492, penjelajah Christopher Columbus memulai pelayaran pertamanya dari Palos, Spanyol, yang kemudian membuka babak baru penjelajahan lintas samudra.
Sementara pada 3 Agustus 2005, Mahmoud Ahmadinejad resmi dilantik sebagai Presiden Iran, sebuah peristiwa yang turut memengaruhi dinamika politik kawasan Timur Tengah pada dekade berikutnya.
Sejarah mengajarkan bahwa setiap hari memiliki kisahnya sendiri. Ada yang dikenang sebagai awal sebuah penemuan, ada pula yang menjadi titik balik perjalanan bangsa dan peradaban.
Maka, jangan pernah menganggap hari ini sebagai hari yang biasa-biasa saja. Siapa tahu, langkah kecil yang kita mulai pagi ini kelak menjadi bagian dari sejarah kehidupan kita sendiri.
Pantun Pembuka
Pagi Senin mentari berseri,
Burung bernyanyi di dahan meranti.
Mari awali pekan dengan hati yang bersih,
Menebar semangat, mengukir prestasi.
Gelombang migran dalam jumlah besar mengguncang perbatasan selatan Eropa setelah sekitar 60.000 orang dilaporkan memasuki wilayah Ceuta, kantong Spanyol di Afrika Utara, dari Maroko.
Peristiwa ini menjadi salah satu krisis migrasi terbesar yang dihadapi Spanyol dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah Spanyol mengerahkan militer untuk memperkuat pengamanan perbatasan, sementara Perdana Menteri Pedro Sánchez menilai arus migrasi tersebut sebagai ancaman terhadap integritas teritorial negaranya.
Lonjakan migran diduga dipicu oleh aktivitas jaringan penyelundup manusia yang memanfaatkan celah hukum terkait kebijakan pemulangan migran.
Ceuta kembali menjadi pintu masuk utama menuju Eropa, memicu korban jiwa, tekanan terhadap aparat keamanan, dan kekhawatiran baru di Uni Eropa mengenai pengelolaan perbatasan. Krisis ini menunjukkan bahwa persoalan migrasi bukan hanya isu kemanusiaan, tetapi juga menyangkut keamanan, diplomasi, dan stabilitas kawasan.
Sementara itu, Asap memang telah menipis di langit Tallo, namun luka yang ditinggalkan kobaran api masih membekas di hati para korban.
Di antara puing-puing rumah yang hangus, secercah harapan mulai menyala ketika anggota DPR RI, Rudianto Lallo, menggandeng Kementerian Sosial untuk menghadirkan bantuan bagi warga yang kehilangan tempat berteduh.
Bantuan darurat menjadi penopang awal, sementara perhatian terhadap kebutuhan jangka panjang menjadi harapan yang paling dinanti.
Rudianto Lallo tidak hanya memastikan bantuan sosial segera tersalurkan, tetapi juga berjanji mengawal usulan pembangunan kembali rumah-rumah yang musnah dilalap api.
Baginya, memulihkan kehidupan warga tidak cukup hanya dengan sembako dan santunan, melainkan juga menghadirkan kembali tempat tinggal yang layak agar keluarga-keluarga yang terdampak dapat bangkit menata masa depan.
Di tengah duka yang menyelimuti Tallo, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi cahaya yang diharapkan mampu mengubah kepedihan menjadi semangat untuk memulai kehidupan baru.
Malam yang seharusnya menjadi waktu beristirahat justru dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk mengincar kabel tembaga bernilai tinggi. Namun, gerak cepat jajaran Satreskrim Polres Kepulauan Selayar melalui Tim Resmob Tanadoang berhasil menghentikan aksi tersebut.
pria berinisial H (29) diamankan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, setelah diduga terlibat dalam pencurian kabel tembaga di dua lokasi berbeda, yakni bangunan SPPG di Jalan Pahlawan dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp200 juta serta Kantor Cold Storage Dinas Kelautan di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang mengalami kerugian sekitar Rp2 juta.
Dari tangan terduga pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa kabel tembaga, tang potong, kunci serbaguna, dan sebilah pisau yang diduga digunakan dalam menjalankan aksinya.
Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat menjadi perhatian serius kepolisian. “Setiap laporan masyarakat adalah atensi.
Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan,” tegasnya. Penangkapan ini menjadi bukti bahwa respons cepat aparat penegak hukum merupakan bagian dari komitmen menjaga rasa aman serta melindungi aset negara dan kepentingan masyarakat dari tindak kriminal.
Di bawah cahaya lampu megah Hotel Four Points by Sheraton Makassar di Jalan Andi Djemma No. 130, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar akan menggelar malam ramah tamah bagi Wisudawan Sarjana Angkatan ke-120 Tahun 2026, Selasa 4 Agustus 2026 Pukul 15.00 Wita.
Bukan sekadar seremoni penutup perjalanan akademik, perhelatan ini menjadi ruang perjumpaan antara perjuangan, doa, dan harapan.
Di sanalah jejak langkah para mahasiswa yang bertahun-tahun ditempa ilmu akan dipertemukan dengan rasa syukur para orang tua, para dosen, dan seluruh sivitas akademika yang turut mengantarkan mereka menuju gerbang pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian acara akan diawali dengan berkumandangnya lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa sebagai peneguh ikhtiar yang telah dilalui.
Setelah laporan Ketua Panitia, suasana akan semakin hangat melalui penyampaian pesan dan kesan dari wakil wisudawan serta wakil orang tua wisudawan, menghadirkan kisah perjuangan yang sarat makna. Momen penghargaan kepada alumni terbaik menjadi simbol apresiasi atas dedikasi dan prestasi, kemudian dilanjutkan penyerahan nama-nama alumni dari Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi kepada Ketua Ikatan Alumni sebagai penanda lahirnya keluarga besar alumni yang baru.
Seluruh rangkaian acara akan ditutup dengan amanat Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Prof. H. Abd. Rasyid Masri, yang diharapkan menjadi bekal moral bagi para lulusan untuk menapaki kehidupan, mengabdikan ilmu, menjaga integritas, dan menebarkan nilai-nilai dakwah yang mencerahkan di tengah masyarakat.
Sahabat MoKa, sampai di sini jumpa kita hari ini. Selamat beraktivitas di hari Senin yang penuh semangat. Semoga setiap langkah yang kita ayunkan menjadi bagian dari ikhtiar meraih keberkahan dan manfaat bagi sesama.
Sebuah pantun penutup untuk Anda nikmati: Ramah tamah menyongsong wisuda, Bersua hangat penuh sukacita. Teruslah belajar sepanjang usia, Agar ilmu menjadi cahaya bagi semesta.