SYAKHRUDDIN.COM – Selamat datang di hari yang penuh semangat, Kamis yang indah telah memberikan dorongan baru untuk mengejar impian kita. Hujan dan panas bukanlah hambatan, melainkan bagian dari orkestra kehidupan yang sedang dipentaskan oleh alam dengan segala pesonanya.
Mari kita biarkan setiap tetes air menjadi simfoni yang mengiringi langkah kita, dan biarkan keindahan dalam setiap butir hujan menjadi pelipur lara bagi jiwa yang haus akan inspirasi.
Tak ada pilihan lain bagi kita selain terus berkarya, merajut mimpi-mimpi, dan menciptakan setiap momen agar dapat menjadi kenangan indah dalam perjalanan kehidupan.
Kamis pagi ini adalah panggung kita, tempat di mana kita beraksi dan menciptakan kisah-kisah tak terlupakan. Jangan biarkan kendala atau cuaca memadamkan semangat kita; sebaliknya, jadikan itu sebagai bahan bakar untuk menjadikan setiap langkah lebih berarti.
Sambil menikmati pagi yang indah, mari kita nikmati secangkir kopi atau teh hangat sebagai sahabat setia. Biarkan aroma dan kehangatan minuman itu menyatu dengan semangat kita, mengawali hari dengan penuh semangat dan optimisme.
Setiap tegukan adalah pengingat bahwa setiap momen berharga, dan hari ini adalah kesempatan untuk menciptakan kisah yang tak terlupakan.
Jadi, mari bersama-sama merangkai keindahan, dengan hati penuh syukur dan tekad yang bulat. Semoga setiap langkah kita hari ini membawa kita lebih dekat pada impian, dan setiap tindakan kita menjadi nada yang harmonis dalam orkestra kehidupan ini. Selamat menikmati Kamis yang indah, penuh makna, dan penuh dengan potensi keajaiban, Salamaki !
DEMO YANG LUAR BIASA : Ini hari yang bersejarah di Washington, D.C., lebih dari 400.000 orang berkumpul dalam aksi solidaritas yang memukau. Media Amerika menyebutnya sebagai “pertemuan bersejarah,” di mana massa tersebut bersatu dengan semangat yang luar biasa untuk menyuarakan dukungan mereka terhadap Gaza, sambil memegang bendera Palestina, Rabu 17 Januari 2024 Waktu di Indonesia.
Demonstrasi ini tidak hanya sekadar kumpulan orang, tetapi sebuah peristiwa monumental yang mencerminkan solidaritas global terhadap isu yang melibatkan Palestina dan Gaza. Kehadiran ratusan ribu orang yang bahu membahu menciptakan aura kebersamaan yang menggema di seluruh kota.
Bendera Palestina yang berkibar di antara kerumunan menjadi simbol kekuatan dan tekad bersama untuk mendukung hak-hak rakyat Palestina. Aksi ini tidak hanya menyuarakan solidaritas, tetapi juga menjadi panggung bagi orang-orang yang berkomitmen untuk memperjuangkan perdamaian dan keadilan di wilayah tersebut.
Peserta demonstrasi dengan penuh semangat meneriakkan dukungan untuk Gaza, memberikan suara bagi mereka yang mungkin tidak dapat bersuara. Teriakan-teriakan itu menjadi nyaring dan kuat, menciptakan getaran keberanian yang dapat terdengar jauh ke seluruh dunia. Aksi ini bukan hanya sebagai bentuk protes, tetapi juga sebagai wujud dukungan moral yang mencoba mengatasi ketidakadilan dan kesulitan yang dihadapi oleh rakyat Gaza.
Pertemuan ini tidak hanya memberikan pengaruh pada tingkat nasional, tetapi juga memberikan sinyal kepada dunia bahwa ada kekuatan besar di antara mereka yang bersatu untuk tujuan kemanusiaan. Melalui aksi solidaritas ini, terbukti bahwa masyarakat internasional memiliki kepedulian yang mendalam terhadap isu konflik di Timur Tengah.
Secara keseluruhan, demontrasi luar biasa ini menjadi bukti konkret bahwa kekuatan solidaritas dapat menciptakan “pertemuan bersejarah.” Semangat dan komitmen dari setiap individu yang hadir membentuk momentum yang tak terlupakan, memberikan harapan bagi perubahan positif dan perdamaian di wilayah yang dilanda konflik.
PEMBELAAN AFRIKA SELATAN : Afrika Selatan, sebuah negara yang telah melalui sejarah panjang dan kompleks, saat ini menunjukkan peran yang sangat aktif dalam membela hak-hak rakyat Palestina.
Salah satu momen penting yang mencerminkan komitmen ini adalah perdebatan di parlemen Afrika Selatan, di mana pemimpin terkemuka seperti Dr. Naledi Pandor, Menteri Luar Negeri Afrika Selatan, menyuarakan pendirian kuat mereka terhadap perlakuan yang tidak adil terhadap Palestina.
Dalam perdebatan tersebut, Dr. Naledi Pandor dengan tegas menyampaikan pesannya, mengingatkan semua pihak akan pentingnya kejujuran pada sejarah dan nilai-nilai moral. Pernyataannya mencerminkan keyakinan bahwa hanya dengan mengakui kebenaran, negara dapat mencapai kedamaian dan keadilan di dunia ini.
“Dan di perdebatan apapun yang kita lakukan, jika kita jujur pada diri kita, jika kita jujur pada sejarah kita, jika kita jujur atas capaian kita, kita akan berdiri dan mengatakan: apa yang dilakukan terhadap rakyat Palestina adalah salah, tidak bisa ditolerir, dan kita tidak bisa berpura-pura untuk menerima itu” ujar Dr. Naledi Pandor.
Pernyataan ini mencerminkan sikap tegas Afrika Selatan terhadap pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Palestina. Negara ini menegaskan bahwa tidak boleh ada toleransi terhadap tindakan yang merugikan rakyat Palestina, dan mereka menolak untuk bersikap acuh tak acuh terhadap pelanggaran hak asasi manusia di mana pun.
Afrika Selatan, dengan sejarah perlawanan terhadap penindasan dan apartheid, mungkin merasa keterikatan emosional dan moral untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina. Melalui sikap tegas ini, Afrika Selatan telah mendemonstrasikan perannya sebagai garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan internasional.
Komitmen Afrika Selatan terhadap isu Palestina juga dapat diartikan sebagai bentuk solidaritas terhadap negara-negara yang mengalami konflik dan penindasan. Dengan berdiri bersama Palestina, Afrika Selatan berkontribusi pada upaya global untuk mencapai perdamaian dan keadilan di wilayah tersebut.
Sebagai penutup, perdebatan di parlemen Afrika Selatan menyoroti pentingnya perjuangan bersama untuk melawan ketidakadilan di dunia ini. Pernyataan tegas dari para pemimpin negara ini, seperti yang disampaikan oleh Dr. Naledi Pandor, menjadi pendorong bagi komunitas internasional untuk terus berupaya menciptakan dunia yang lebih adil dan berdamai, di mana hak asasi manusia dihormati tanpa pandang bulu.
KARTU TRUF : Dalam beberapa waktu terakhir, isu tekanan terhadap ketua umum partai politik terkait Pilpres 2024 telah mencuat. Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, mengungkapkan klaim mengejutkan bahwa sejumlah ketua umum partai politik merasa terbelenggu oleh tekanan dan kendali kekuasaan terkait dengan arah dukungan mereka.
Menurut Hasto Kristiyanto, beberapa ketua umum partai politik mengakui bahwa mereka kesulitan membuat keputusan independen terkait dukungan dalam Pilpres 2024. Mereka merasa terikat oleh apa yang disebut Hasto sebagai “kartu truf,” simbolisasi dari kendali penuh kekuasaan yang dapat digunakan untuk menekan dan menyandera.
Dalam konteks politik, istilah “kartu truf” digunakan sebagai metafora untuk menggambarkan situasi di mana kekuasaan penuh dipegang oleh segelintir orang, memberi mereka kemampuan untuk memengaruhi dan mengontrol arah dukungan politik. Para ketua umum partai politik diisukan mendapat tekanan yang begitu besar sehingga sulit bagi mereka untuk mengambil keputusan secara bebas.
Dalam dunia politik yang semakin kompleks, pengungkapan tentang eksistensi “kartu truf” menyoroti tantangan yang dihadapi oleh pemimpin partai dalam menjaga kemandirian dan independensi keputusan.
Pertanyaannya adalah, bagaimana dampak tekanan ini akan memengaruhi dinamika politik menjelang Pilpres 2024? Apakah ketua umum partai politik dapat menemukan cara untuk membebaskan diri dari ketergantungan pada “kartu truf”?
Sejumlah pihak telah merespon klaim Hasto Kristiyanto dengan skeptisisme dan keraguan. Beberapa menganggapnya sebagai strategi politik untuk memperoleh keuntungan di tengah persaingan yang semakin ketat. Sementara itu, yang lain merasa bahwa pengakuan ini memperlihatkan ketidakstabilan dalam dunia politik dan perlunya reformasi lebih lanjut.
Dalam menghadapi Pilpres 2024, isu “kartu truf” menjadi sorotan utama yang memunculkan pertanyaan kritis tentang keberlanjutan demokrasi dan independensi keputusan dalam lingkaran kepemimpinan politik.
Apakah klaim Hasto Kristiyanto hanya sekadar retorika politik ataukah merupakan cerminan dari dinamika sebenarnya di balik layar? Jawabannya mungkin dapat diungkap seiring berjalannya waktu menuju momentum puncak Pilpres 2024.
IJAZAH JOKOWI : Saya ingin menegaskan bahwa klaim atau tuduhan terhadap keaslian ijazah Jokowi harus disikapi dengan hati-hati dan dengan pendekatan yang sesuai dengan hukum. Apabila ada persidangan yang menyelidiki masalah ini, penting untuk menunggu hasil resmi dari proses hukum tersebut.
Selain itu, pernyataan yang menyatakan bahwa jabatan Jokowi sebagai Presiden adalah ilegal dan semua keputusan presidensialnya tidak sah memerlukan dasar hukum yang kuat.
Penting untuk diingat bahwa penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat menciptakan ketidakpastian dan konfusi di masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk menunggu hasil resmi dari proses hukum dan menghindari menyebarkan informasi yang belum terbukti secara akurat.
Apabila Anda memiliki informasi terbaru atau hasil resmi dari persidangan tersebut, lebih baik menyertakannya untuk memperkuat argumen. Namun, berhati-hati dalam menyampaikan informasi dan pastikan bahwa informasi tersebut telah diverifikasi secara akurat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman atau konflik yang tidak perlu.
MAKSIMALKAN PERAN LABDA : Laboratorium Dakwah (Labda) pada Fakultas Dakwah & Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar mengalami pembaruan signifikan dalam pengelolaannya. Langkah ini diawali dengan penerbitan surat keputusan Dekan FDK yang menunjuk Prof. DR. H. Mahmuddin, M.Ag sebagai Ketua Labda dan Dr. Nasriah sebagai Sekretaris, didukung oleh sejumlah devisi.
Rapat perdana pada tanggal 17 Januari 2024, di ruang Senat FDK, menjadi panggung pertama bagi Labda untuk bertransformasi. Salah satu langkah awal yang diambil adalah merencanakan penataan ulang ruang, dengan sekretariat Labda yang sebelumnya berada di Lantai IV dipindahkan ke Lantai II, berdekatan dengan Perpustakaan.
Selain itu, penciptaan logo baru Labda mencerminkan identitas sejumlah devisi yang terlibat, menandakan semangat baru dalam perjalanan Labda.
Pengembangan Ide dan Keterlibatan Devisi : Para Ketua devisi pada pertemuan tersebut memberikan saran-saran yang berharga untuk mengembangkan Labda ke depan. Sebagai tindak lanjut, para personil yang telah disahkan oleh Dekan FDFK segera bergerak aktif, membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk memandu kegiatan Labda secara efisien.
Selain itu, untuk memastikan kenyamanan dan keharmonisan tim, rencana desain pakaian seragam Labda segera dibuat dan akan digunakan setiap hari kerja. Adapun Komposisi tim pengelola Labda yang terdiri dari berbagai ahli dalam bidangnya menunjukkan komitmen untuk meraih kesuksesan.
Dengan kepemimpinan Prof. DR. H. Mahmuddin, M.Ag sebagai Ketua, didukung oleh Dr. St. Nasriah, M.Sos.I sebagai Sekretaris, serta para kepala devisi yang berpengalaman, Labda siap memberikan kontribusi maksimal dalam bidang dakwah dan komunikasi, dengan komposisi :
• Devisi Laboratorium Radio Syiar: Dr. Irwanti Said, M.Pd
• Devisi Laboratorium Televisi: Suleman, ST, S.Sn, MM
• Devisi Laboratorium Fotografi: Hasbullah Mathar, SS, S.Kom, M.Kom
• Devisi Laboratorium Konseling: Prof. DR. HM. Sattu Alang, MA
• Devisi Laboratorium Pengembangan Masyarakat: Abd. Gaffar Yusuf, S.Sos, M.Sos
• Devisi Laboratorium Tagana: Drs. H. Syakhruddin. DN, M.Si
Dengan langkah-langkah baru yang diambil, Labda di Fakultas Dakwah & Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar memiliki potensi besar untuk menjadi pusat inovasi dan pengembangan dalam dakwah.
Transformasi ruang, identitas visual yang kuat, dan keterlibatan aktif devisi-devisi merupakan fondasi yang solid untuk memberikan dampak positif dalam misi Labda.
Semua ini memperkuat tekad Labda untuk terus maksimalkan perannya dalam menyebarkan nilai-nilai dakwah dan komunikasi Islam di lingkungan kampus dan masyarakat luas.
MoU IPSPI & KESSOS : Penandatanganan MoU antara Jurusan Kesejahteraan Sosial Fakultas Dakwah dan Komunikasi dengan Ketua Independen Pekerja Sosial Profesional Indonesia (IPSPI) Sulawesi Selatan, disaksikan oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Prof. DR. H. Abd. Rasyid Masri, M.Ag, M.Pd, M.Si, MM, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat di lingkungan FDK.
Setelah penandatanganan, acara dilanjutkan dengan kuliah umum oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IPSPI Sulsel, diikuti oleh para mahasiswa jurusan Kesejahteraan Sosial, berlangsung di ruang Lecture Theater FDK Kampus II Samata.
PENUTUP : Terima kasih, pembaca setia, karena telah menyempatkan waktu untuk menjelajahi tulisan-tulisan di blog ini. Semoga perjumpaan kita hari ini memberikan wawasan dan inspirasi yang berharga.
Di antara kesibukan kita, ayo kita kembali bertemu esok pagi dalam kolom pembahasan yang membahas “Dinamika Kehidupan”.
Penulis berkomitmen untuk terus menyajikan informasi terbaru dengan ulasan singkat dan padat agar pembaca tetap terhubung dengan berbagai perkembangan. Setia menanti kehadiran Anda di sini dan mari jalin kembali pertukaran ide serta pandangan.
Salam santun dari penulis, H. Syakhruddin.DN. Jangan ragu untuk menghubungi kami melalui kontak person di 08124245938. Sampai jumpa esok dan terima kasih atas dukungan Anda!


Secangkir kopi kamis manis, sangat menginspirasi, menceŕahkan dan mencerdaskan. Salam sehat dan semangat.
“Kontroversi Ambisi Zionis: Makkah, Madinah, dan Wacana ‘Israel Raya”
It’is Bullshit …