SYAKHRUDDIN.COM – Pelaksanaan Simulasi Uji SOP (Standar Operasional Prosedure) yang berlangsung di Kantor Bupati Maros, Sabtu petang 17 September 2022 dengan instruktur Adox Hermawan dari Kementerian Sosial, telah berlangsung lancar.
Berikut adalah contoh tata naskah pelaksanaan kegiatan sebuah simulasi bencana angin puting beliung dan banjir, dengan narator H.Syakhruddin. DN
NASKAH SIMULASI BENCANA BANJIR DAN ANGIN PUTING BELIUNG KECAMATAN MAROS BARU SABTU, 17 SEPTEMBER 2022 DI HALAMAN BELAKANG KANTOR BUPATI MAROS OLEH NARATOR : H. SYAKHRUDDIN.DN (PERINTIS TAGANA INDONESIA TAHUN 2004 DI LEMBANG JAWA BARAT
Hadirin yang kami banggakan !
Berikut, mari kita saksikan bersama “Uji Coba SOP (Standar Operasional Prosedur) Dalam Sebuah Simulasi Kampung Siaga Bencana” dalam upaya kita semua untuk Mengantisipasi Dampak Bencana.
Kali ini, kita akan saksikan bersama kesiapan personil KSB dari Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros Sulawesi Selatan, diawali dengan apel kesiapan personil.
Pimpinan KSB melapor dilanjutkan dengan yel-yel lalu kembali ke posisi masing-masing.
Kampung Siaga Bencaa (KSB) adalah wadah penanggulangan bencana berbasis masyarakat yang dijadikan kawasan tempat untuk penanggulangan bencana
EPISODE I : (SITUASI MASYARAKAT) – DALAM KONDISI PRABENCANA
Sejenak kami mengajak Anda semua untuk melihat selayang pandang kehidupan warga KSB di Kecamatan Maros Baru
- Aktifitas masyarakat di bidang pertanian
- Dalam kehidupan mencari ikan di laut
- Diantaranya ada pula yang berprofesi sebagai tukang becak
- Sementara anak-anak ada yang sedang bermain bola
- Sebahagian lainnya – menuju sawah ladang – seraya membersihkan kawasan hutan yang ditumbuhi dengan tanaman merambat
- Indahnya kehidupan di Kecamatan Maros Baru – Semuanya ADA
Sejenak kita alihkan pandangan ke sektor Kanan dimana terdapat GARDU SOSIAL :
GARDU SOSIAL adalah bangunan permanen sebagai sekretariat KSB yang dilengkapi dengan papan berukuran 1×1 meter yang bertuliskan GARDU SOSIAL – Didalamnya terdapat ornamen KSB dalam bentuk Peta Rawan Bencana – Roadmap dan
Disebelahya terdampak LUMBUNG SOSIAL – merupakan tempat penyimpanan logistik, yang sewaktu-waktu dapat digerakkan dalam kondisi darurat
Dalam kondisi prabencana seperti ini – Pengurus KSB melaksanakan rapat di Gardu Sosial – sepakat bahwa bencana akan selalu mengintai makanya dibutuhkan kesiapsiagaan.
Ketua KSB menugaskan TIM MITIGASI- LALU MENDATANGI MASYARAKAT – memberikan sosialisasi kepada masyarakat – memberitahu kepada warga tentang cara-cara pertolongan – bila terjadi kondisi darurat
EPISODE II (TIM MITIGASI)
- Sementara itu Ketua KSB Maros Baru an M. Yusran memanggil anggota tim KSB
- Melakukan rapat di Gardu Sosial yang merupakan sebuah sekretariat
- Menugaskan anggota KSB untuk memasang petunjuk penyelamatan menentukan jalur evakuasi dan Titik Kumpul
- Memasang ornamen yang dibutuhkan dalam sistim evakuasi hingga menuju ketitik kumpul
Setelah melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada warga – Tim MITIGASI kembali ke Gardu Sosial
EPISODE III (KONDISI DARURAT) – SAAT TANGGAP DARURAT
- TIba-tiba cuaca tidak bersahabat
- Awan gelap – hujanpun turun dengan deras (DAMKAR MULAI MENYEMPROT WARGA – PELAKU SIMULASI)
- Dan angin puting beliung beraksi diangkasa raya – meluluhlantahkan kawasan Kecamatan Maros Baru
- Pohon bertumbangan – bahkan agar warga yang terhimpit pepohonan tumbang kondisi benar-benar chaos
- Situasi tak terkendali
- Tangis minta pertolongan dan teriakan anak-anak serta ibu-ibu yang meminta tolong sungguh meyayat hati
- SALAH SEORANG WARGA tergopoh-gopoh melapor Ke Pos Kendali KSB
- Ketua KSB segera memanggil TIM REAKSI CEPAT (TRC) – rapat kilat ber;langsung – intinya segera ke lokasi Maros Baru dan selamatkan segera apa bisa di selamatkan
- Air BAH kini deras mengalir dari hulu, mulai memasuki kawasan perumahan, listrik PLN padam, alat-alat elektronik penuh lumpur dan tangisan bayi- yang sayup sayup sampai dalam suasana yang penuh dengan cengkraman alam, dengan angin yang bertiup seakan memutar di angkasa raya
- Ya Allah ….. tolong hambamu
- Pertolongan mulai datang dalam kondisi darurat
- Tandu yang terbatas – maka menggunakan sarung yang penting bagaimana bisa segera di evakuasi dari lokasi terdampak
- Yang patah kaki terpaksa diangkut dengan kursi
- Demikian halnya ibu hamil dan lanjut usia terlantar diselamatkan dengan menggunakan kursi roda
- Anginpun sedikit reda
- Kesempatan itu dimanfaatkan oleh Tim Shelter
EPISODE IV (TIM SHELTER)
- Dalam waktu lima menit sudah membangun shelter (tenda pengungsian) di lokasi pengungsian sebanyak 50 tenda komando kerjasama Tagana setempat
- Korban mulai diangkut ke pengungsian
- Kondisi darurat dilaporkan segera oleh Camat Maros Baru ke Bupati melalui pesawat Handy Talkie
- Penanganan awal oleh KSB sudah dilakukan – namun laporan warga masing banyak yang kehilangan anggota keluarganya – ada tertimpa pohon dan ada yang terkurung dalam kamar disaat air sedang melanda kawasan perumahan
LAPORAN DITERIMA BUPATI DAN MEMERINTAHKAN KADIS SOSIAL DAN BPBD BERSAMA SEGENAP POTENSOI YANG DIMILIKI PEMERINTAH KABUPATEN MAROS
- Tim dari kabupaten tiba – DENGAN SIRINE YANG MENGAUM – berturut – turut dari Mobil Resque Tactical Unit (RTU) Kementerian Sosial yang kini dioperasikan Dinas Sosial Kabupaten Maros – TRC BPBD -TIM SAR – PMI – Damkar – Ambulan RSU Daerah – Para Relawan dan Penyintas Bencana Lingkungan Hidup – Satpol PP menuju ke LOKASI TERDAMPAK.
TIM KABUPATEN MELALUI KOORDINASI KADIS SOSIAL DAN BPBD SETEMPAT MENURUNKAN SELURUH POTENSI YANG DI MILIKI
- Dimulai dari
- Tim Rescue Tagana dan Dapur Umum Lapangan
- Badan penanggulangan Bencana Daerah
- PMI dan Tim 119’
- Rumah Sakit Umum Daerah
- Ambulans TimSarsos
- Pemadam Kebakaran
- Dinas Lingkungan Hidup
- Satpol PP
- Semuanya tumpah ruah ke Kecamatan Maros Baru
- Langsung bergerak dan memberikan pertolongan.
- Namun dalam situasi seperti ini, pihak KSB masih menerima informasi – kalau ada korban yang masih tersangkut di pohon kelapa
- Seorang anak yang baru saja pulang dari sekolah tersapu banjir
- Dan kini posisinya atas diatas pohon
- Bersyukur Tim SAR dan Tagana Maros – bahu membahu menyelematkan korban
- Kata orang bijak, tak ada rotan akarpun berguna
- TRIPOD PENYANGGA yang digunakan memanfaatkan pohon bambu sementara mobil rescue menjadi angkor/tumpuan
- Semua strategi pertolongan di gunakan
- Dengan TIM SAR dan TAGANA terlatih di bidangnya, berhasil menyelamatkan korban dan selanjutnya – karena kondisinya terindikasi sesak nafas – dikhawatirkan TERPAPAR COPID – 19 – maka petugas harus berhati-hati
- Tim dengan APD – nya mengirimkan ke RS Regional di Makasar untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut
- Dalam kondisi seperti itu – SATPOL PP berhasil mengamankan dua orang pencuri yang mengendap masuk ke Lumbung Logistik untuk mengambil barang bantuan – namun terlihat oleh Tagana – sembari berteriak (PENCURI ….. PENCURI) ,,,,,,,,, KAWASAN TERDAMPAK BERHASIL DIKENDALIKAN
- EPISODE V ( LUMBUNG SOSIAL)
- Stock barang yang ada di Lumbung Sosial mulai dikeluarkan
EPISODE VI – (DAPUR UMUM LAPANGAN)
- Karena itu, api pertama yang menyala di lokasi pengungsian adalah “Dapur Umum Tagana”
- Kerjasama tim – kecepatan bergerak – sistim komando yang sudah di sepakati : One Command – Ond Rule – One Corps (Satu Komando – Satu Aturan dan Satu Korps)
- Benar-benar terlihat di KSB Maros Baru
EPISODE VII (LAYANAN DUKUNGAN PSYKHOSOSIAL)
- Setiap musibah membawa dampak psikhologis
- Seorang ibu yang tidak berhenti menangis mengingat rumah dan perabotnya hilang terbawa arus
- Begitu juga dengan Bapak yang selalu menyendiri dan tak mau makan sudah memasuki hari ketiga
- Diupayakan untuk mendapatkan Layanan Dukungan Psykhososial)
EPISODE VII (KONDISI TERKENDALI)
- Kondisi berhasil dikuasai dan para tim penolong masing tetap berada di pos masing-masing, UNTUK DIKUNJUNGI
- Karena mohon perkenan
- Bapak Dirjen Perlinjamsos Kementerian Sosial RI bersama-sama
- Ketua Komisi VIII DPR- RI, Bapak Ashabul Kafhi
- Gubernur Sulawesi Selatan diwakili Kepala Dinas Sosial
- Direktur PSKBA Kemensos, Bapak Iyan Kusmadiana.M.P
- Bupati Maros
- Forkompinda Maros
- Berkenan meninjau langsung – Posko Posko Penanganan di lokasi terdampak
- Mencoba makanan siap saji dari Dapur Umum Lapangan
- Hadirin mari kita memberikan aplaus yang meriah kepada para penentu kebijakan yang kini tiba di lokasi bencana sambil melakukan wawancara yang akan diliput oleh rekan rekan dari Media Digital – media Cetak dan Media Online yang melaporkan langsung dari lokasi bencana
SITUASI AMAN TERKENDALI DIIRINGI LAGU MARS TAGANA
- Setelah menyaksikan kondisi dilokasi terdampak angin puting beliung dan banjir di Kecamatan Maros Utara di Kabupaten Maros
- Para pejabat kembali ke tempat – dan selanjutnya mempersiapkan untuk bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi
- Akhirnya kondisi benar – benar pulih seperti sedia kala, Ketua KSB Maros Baru – bersama semua pendukung acara SIMULASI BENCANA berkumpul di depan tribun kehormatan – termasuk rekan Tagana dari Kabupaten Gowa – Takalar – Jeneponto – Bone – Pinrang dan Kota Parepare serta tuan trumah Kabupaten Maros dan Ketua KSB akan melaporkan kepada Bapak Bupati Maros bahwa kondisi aman terkendali
PENUTUP
- Demikian skenario Simulasi Bencana dan Pencanangan Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Maros Baru – Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.
- Semua berhasil diatasi karena Maros Memang Keren (Kreatif – Energik – Relegius – Empati – Nyata)
- Disini anansour Anda – H. Syakhruddin DN – Perintis Tagana Indonesia menutup acara simulasi dengan sebuah pantun ! UNTUK APA …………..dst-nya & Kembali ke studio.
Maros Baru (Sabtu) 17 September 2022
Anounser Acara Simulasi
H.SYAKHRUDDIN.DN HP 081 2424 5938
