SYAKHRUDDIN.COM – Sebentar lagi kita akan memasuki Hari Raya Idul Qurban, dan menjadi pemandangan menarik, setiap kali dilaksanakan pemotongan hewan qurban di halaman Masjid Besar Al-Abrar Makassar.
Sementara pada setiap lokasi masjid dan kelompok komunitas, tim pemotong biasanya beranggotakan 4 sampai 6 orang dan harus berjibaku bila kebetulan hewan qurban yang akan disembelih kurang bersahabat, bahkan mengamuk di saat akan di potong, sehingga memberi kengerian bagi jamaah maupun penonton.
Musim potong hewan tahun ini, Pengurus Masjid Besar Al Abrar di Jalan St Alauddin Makassar, setelah menyaksikan melalui vidio, peralatan yang dikembangkan oleh Masjid Raya Batam, untuk proses pemotongan hewan qurban yang sangat praktis, maka pengurus bersepakat untuk membuat alat yang sama dengan estimasi biaya sekitar Rp1.5 juta rupiah.
Oleh Ustaz Kusno Kamil dan Ketua panitia, Purnomo Dg Bani sudah berminat untuk mengadakan perangkat tersebut, terlebih dikuatkan dengan pandangan Ustaz Irsyad Samad, dengan pandangan untuk memaksimalkan pengetahuan jamaah masjid dan merekomendasikan Sdr Idris untuk proses pembuatannya, apalagi memiliki alat las sendiri, andai kata tidak keberatan, bisa juga dimintakan kesediaan Ustaz Agus.
Sementara itu, Ustaz Guntur Mas’ud yang dikabari akan rencana tersebut, menyambut baik dan hal itu bisa merupakan masjid pertama di Sulsel yang memiliki perangkat pemotong hewan seperti yang dimiliki Masjid Raya Batam, tuturnya.
Komponennya juga tidak terlalu rumit, hanya besi yang kuat dan didesain seperti kandang dengan diberi roda dan tali pengikat yang dapat dikancing sesuai dengan besarnya hewan kurban.
Selanjutnya setelah terikat, langsung direbahkan untuk disembelih dan binatang qurban tak dapat meronta, karena ke empat kakinya sudah terikat ke besi pengikat yang sangat ketat.
Melihat cara kerja alat ini, maka Penulis juga merekomendasikan kepada pengurus dan bisa saja memanfaatkan dua mata anggaran, dari masjid Rp1 juta rupiah dan Rp500 ribu dari panitia UPZ Al Abrar.
Sehingga kelak dapat dijadikan sebagai barang inventaris milik Masjid dan UPZ Al Abrar dan dapat dipastikan kita menghemat tenaga kerja yang harus mengikat sapi-sapi qurban.
Bahkan menurut Pengurus Masjid Raya Batam, selama menggunakan perangkat tersebut dapat menghemat waktu sekitar satu jam, mari kita berdoa dan mendukung harapan Panitia Idul Qurban tahun ini, untuk membuat kandang potong yang lebih praktis, selamat berjuang (***)
